Karo, Langkatoday.com – Ustad kondang dan artis televisi nasional, ustaz Muhammad Nuh Maulana atau dikenal dengan ustaz Maulana dengan karakter yang kuat memberikan ceramah tentang nilai-nilai kehidupan dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tanah Karo, Ahad (13/9).
Acara itu dikemas dengan giat bertajuk Karo Bermunajat Season 4 yang digagas Pemuda Pemudi Muslim Tanah Karo.
Ribuan masyarakat dari berbagai jemaah dan kelompok taklim/pengajian daru penjuru Tanah Karo tampak memadati pusat kegiatan yang di Lapangan Gok Purba, Berastagi sedari pagi.
Jemaah dengan seragam masing-masing antusias menunggu kedatangan ustaz dengan slogan “jamaah ooo jamaah” itu.
Karo Bermunajat kali ini digelar sekaligus untuk doa bersama untuk Gunung Sinabung lekas membaik agar masyarakat aman dan tentram menjalani kehidupan.
Ustaz Maulana dalam ceramahnya menyampaikan tentang bagaimana menjalani kehidupan dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan dan keteladanan dari nabi.

Di antaranya, ialah untuk senantiasa memberi dan berbagi, baik bersedekah, infak, zakat dan lainnya. Haruslah dengan keutamaan yakni memberikan yang paling terbaik, ikhlas, tepat sasaran, jangan menyakiti dan jangan mengungkit pemberian.
Maulana juga paparkan tiga tujuan hidup terpenting bagi para muslim. Yaitu tujuan hidup sebagai manusia adalah, Satu, beribadah dengan syarat karena Allah dan sesuai tuntunan rasul. Kedua, untuk menjadi amin atau pemimpin yang bisa mengurus dan Ketiga tujuan hidup ialah amar ma’ruf nahi mungkar, artinya mengerjakan amal-amal baik dan mencegah kemungkaran di muka bumi.
Ia juga sampaikan lima pilar kehidupan muslim. Yakni agama dengan cara menjaga nilai dan penerapan syariat Islam, jiwa cara menjaganya dengan keilmuan dan pengajian. Lalu menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta.
Umumnya lima hal ini dijelaskan sebagai maqashid syariah. Prinsip kehidupan ia juga sampaikan di antaranya ialah jangan punya hati yang membenci.
Dalam kehidupan, ustaz Maulana berpesan hal-hal yang diperlukan dalam mengisi kehidupan. Pertama, muhasabah diri atau senantiasa introspeksi diri, kedua berdoa untuk bermohon kepada Allah. Ketiga beribadah untuk terus berhubungan dan dekat kepada Allah, keempat, puasa sebagai pengendalian diri. Kelima senantiasa bersedekah dalam keadaan senang dan susah, keenam, bersilaturahmi dan ketujuh mengingat mati.
Nilai-nilai kebaikan ini, jelasnya, merupakan hal terpenting untuk dijalankan di dalam kehidupan. Sebagai muslim dengan tujuan mencapai keridaan Allah dan kelak tergolong kepada orang-orang beruntung dan ditempatkan ke dalam surga.
Dengan komando ustaz Maulana, infak sedekah dijalankan kepada jemaah berhadir dan di akhir ceramahnya terkumpul dana sebesar sekitar Rp50 juta yang nantinya digunakan untuk mengisi kegiatan Ramadan mendatang oleh Pemuda Pemudi Muslim Tanah Karo.
Sebelumnya, tokoh masyarakat Sumut, Musa Rajekshah dalam sambutan menyampaikan, giat ini bukti menunjukkan ghirah dalam berdakwah, membela agama Allah.
Ia berpesan kepada panitia jangan berkecil hati dan berputus asa menghadapi tantangan dakwah dan dinamika dalam berdakwah. Acara yang sukses dengan kehadiran ustad kenamaan ini diharap bisa meningkatkan iman dan takwa khususnya bagi masyarakat muslim Tanah Karo.
Karo Bermunajat ini, lanjutnya, juga diharap meningkatkan ukhuwah islamiyah, membesarkan dan menjaga agama dan melaksanakan perintah Allah SWT.
Ia turut mendukung program baik ini sebagai upaya memajukan dan mengembangkan daerah. Dalam kesempatan itu, ustad Maulana juga mengumumkan tiga jemaah yang mendapatkan hadiah umrah yang diberikan dermawan yang dirahasiakan.
Panitia program, Wanda dan Wandi sebagai pimpinan Pemuda Pemudi Muslim Tanah Karo melaporkan, perencanaan dan persiapan serta berbagai tantangan dalam mewujudkan kegiatan Karo Bermunajat yang keempat ini.
Dengan dukungan semua pihak, ia dan tim semangat untuk menggelar giat serupa di tahun sebelumnya, rencananya, tahun depan akan mendatangkan ustaz mondang lainnya yakni ustaz Adi Hidayat atau UAH.
Program sukses diwarnai puluhan stan bazar di antaranya travel Az Zahra Jazirah Wisata dan lainnya. Hadir pimpinan puluhan ormas Islam Karo, CEO Az Zahra Group Dr H Angga Syahputra dan tokoh muda Karo Ardiyan Karo-Karo.
Penulis : Putra
Editor : Fadli














Komentar