Ratusan Massa Geruduk Kantor PLN UID Sumut, Tuntut Ganti Rugi Dampak Blackout

- Pewarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri (DPN) bersama sejumlah elemen buruh, mahasiswa, dan masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Jalan Yos Sudarso, Medan, Rabu (3/6).

Aksi tersebut melibatkan berbagai organisasi, di antaranya KSPSI AGN Sumut, Persatuan Buruh (PRABU), Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS), Ojol Buruh Bersatu (OBB), Serikat Nelayan dan Petani, Front Peduli Wanita, serta Dewan Mahasiswa Sumatera (DEMASU).

Pantauan di lokasi, massa membawa sejumlah barang elektronik rusak seperti televisi, mesin cuci, hingga lampu sebagai simbol kerugian masyarakat akibat pemadaman listrik total (blackout) yang terjadi di Sumatera Utara beberapa waktu terakhir.

Situasi sempat memanas ketika massa membakar ban bekas dan melemparkan barang-barang elektronik ke jalan, sehingga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Yos Sudarso mengalami kemacetan.

Baca Juga:  Begini Tampang Wanita Viral Pegang Al Quran Tanpa Busana, Polisi Cari Pelaku

Koordinator aksi, Riza Nasution, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan masyarakat agar PLN memberikan ganti rugi atas kerusakan peralatan elektronik warga.

“Kami hadir di sini menuntut kompensasi kepada PLN,” ujar Riza di tengah aksi.

Selain kompensasi, massa juga mendesak PLN UID Sumut untuk menerbitkan surat rekomendasi resmi yang akan diteruskan ke kantor pusat PLN di Jakarta terkait tuntutan ganti rugi masyarakat Sumatera Utara.

“Kami meminta surat rekomendasi untuk diteruskan ke pusat. Minggu depan kami juga akan melakukan aksi lanjutan di Jakarta,” tambahnya.

Perwakilan manajemen PLN UID Sumut, Darma, yang menemui massa menyampaikan bahwa proses penanganan blackout saat ini masih dalam tahap evaluasi dan investigasi di tingkat pusat. Ia meminta masyarakat untuk menunggu hasil resmi penyelidikan.

Baca Juga:  Banjir Belum Pulih, Pemerintah Pastikan 95 Persen Sekolah di Sumut Tetap KBM Mulai Besok

“Permasalahan yang dituntut hari ini sudah dibahas sampai ke Jakarta. Mari kita tunggu bersama hasil investigasi yang sedang berjalan,” ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut belum memuaskan massa aksi. Ketua KSPSI AGN Sumut, T.M. Yusuf, menilai PLN lamban merespons tuntutan masyarakat dan terkesan menghindar dari tanggung jawab.

“DPN tidak akan berhenti. Kami akan kembali dengan massa lebih besar sampai pihak PLN menemui kami secara langsung,” tegas Yusuf.

Setelah menyampaikan aspirasi dan berjanji akan menggelar aksi lanjutan, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WIB

10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Terbaru