Papan Bunga di Kantor Dishub Medan: Apresiasi atau Sindiran? Realita Parkir Semrawut Jadi Sorotan

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 12:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Fenomena papan bunga yang bertebaran di kantor Dinas Perhubungan Kota Medan di Jalan Pinang Baris menuai tanda tanya publik. Kehadiran karangan bunga tersebut dinilai tidak sekadar simbol ucapan selamat atau apresiasi, tetapi juga berpotensi menjadi bentuk sindiran halus terhadap kinerja pengelolaan parkir di Kota Medan.

Pasalnya, aprepsiasi yang ditampilkan melalui papan bunga itu dinilai berbanding terbalik dengan kondisi nyata di lapangan. Hingga kini, persoalan parkir semrawut masih menjadi masalah klasik yang belum ters⁷elesaikan secara tuntas.

Beberapa titik bahkan menjadi contoh nyata lemahnya penataan. Di kawasan Sekolah Sutomo Medan, parkiran mobil kerap terlihat hingga dua lapis dan memakan badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Kondisi serupa juga terjadi di sekitar Kampus Global Prima Medan yang hampir setiap hari memicu kemacetan akibat parkir liar⁵⁵

Tak hanya itu, di depan Direktorat Jenderal Pajak kawasan Jalan Suka Mulia, pengendara sepeda motor bahkan dikenakan tarif parkir hingga Rp3.000. Praktik ini dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan serta potensi adanya pungutan yang tidak sesuai aturan.

Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara, Reza Nasution, menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius. Ia menilai penindakan yang selama ini dilakukan oleh Dishub masih terkesan seremonial dan belum menyentuh akar persoalan.

Baca Juga:  Skandal "Jual Beli Jabatan" Rp1,7 Miliar Guncang Perumda Tirtanadi, Oknum Pegawai Dilaporkan ke Polda Sumut

“Masih banyak pekerjaan rumah bagi Dishub Kota Medan, khususnya dalam pengelolaan parkir. Jangan sampai penindakan hanya sebatas pencitraan dan konten semata tanpa dampak nyata di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan parkir bukan sekadar rutinitas, melainkan menyangkut ketertiban kota dan kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah tegas, konsisten, serta pengawasan berkelanjutan agar persoalan parkir liar tidak terus berulang.

Fenomena papan bunga ini pun kini menjadi refleksi publik—apakah benar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, atau justru sindiran terhadap kondisi yang belum kunjung membaik.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Terbaru