Memilukan, Tim SAR Temukan Bangkai Orangutan di Antara Tumpukan Kayu Gelondongan Banjir Tapanuli

- Pewarta

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Tapteng, Langkatoday.com – Tim SAR Gabungan mendapati fakta memilukan saat melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di Pulo Pakkat, Kecamatan Sipabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (3/12). Petugas mendapati bangkai satwa langka, orangutan tapanuli.

Dikutip dari pemberitaan Metro Daily (Jawa Pos Group) pada Sabtu (13/12), lokasi temuan bangkai satwa langka itu berjarak sekitar 6 kilometer dari Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Mirisnya, bangkai orangutan Tapanuli itu tertimbun kayu gelondongan.

Berdasar keterangan dari relawan dari Divisi Kebencanaan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Tapanuli Selatan, Decky Candrawan, medan menuju lokasi tersebut sangat sulit dilalui. Untuk menjangkau lokasi tersebut hanya bisa dengan cara menyeberangi sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Karena hanya bagian tangannya (orangutan Tapanuli itu) yang terlihat, awalnya kami mengira itu jenazah manusia. Tubuhnya tertimbun kayu dan lumpur. Setelah material dibongkar, ternyata itu bangkai orangutan,” kata Decky.

Baca Juga:  6 Bulan Tidak Digaji, Tangis Karyawan PT Hugo Pecah Didepan Kantor Walikota Medan

Menurut Decky, bangkai satwa langka tersebut sudah membusuk. Namun demikian, dia memastikan bahwa ciri fisik orangutan itu masih tampak jelas. Dia mengungkapkan bahwa bulunya berwarna jingga dan struktur tengkoraknya sangat khas.

”Berdasarkan pengamatan, itu orangutan betina remaja. Kondisi tubuhnya sekitar 80 persen masih utuh, sebagian sudah mengalami pembusukan,” ujarnya.

Bangkai orangutan Tapanuli tersebut untuk sementara diamankan dan diberi penanda. Hanya saja evakuasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan personel. Selain itu, prioritas operasi SAR saat ini adalah pencarian korban hilang di seluruh lokasi terdampak bencana.

”Kami fokus pada pencarian korban manusia terlebih dahulu. Pada waktu bersamaan juga ada temuan jenazah korban banjir yang harus segera dievakuasi. Kami tidak memungkinkan membawa bangkai satwa itu ke pusat penanganan jenazah,” terang dia.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban meninggal dunia pasca bencana melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Sampai hari ini, angka korban meninggal dunia di 3 provinsi tersebut sebanyak 1.006 orang. Korban meninggal paling banyak berasal dari Agam, Sumbar.

Baca Juga:  Sidang Korupsi BBM Medan Polonia: Saksi Akui Dokumen Hanya Tulisan Tangan Tanpa Verifikasi

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa tambahan korban meninggal dunia itu berasal dari Aceh, Sumut, dan Sumbar. Rinciannya 4 korban ditemukan di Aceh, 6 korban di Sumut, dan 1 korban di Sumbar. Sehingga jumlah korban meninggal dunia yang ditemukan dalam operasi SAR hari ini sebanyak 11 orang.

”Untuk data korban meninggal per hari ini dari data kami secara umum rekapitulasi 3 provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa korban meninggal dunia. Perubahan ini terjadi di Aceh dari 411 ke 415 jiwa korban meninggal dunia, kemudian Sumatera Utara dari 343 menjadi 349, dan Sumatera Barat dari 241 ke 242,” terang Abdul Muhari.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB