Viral Rombongan Orang Penting Berfoto Ria di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik

- Pewarta

Senin, 13 April 2026 - 10:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Padang, Langkatoday.com – Media sosial kembali dihebohkan oleh aksi rombongan kendaraan mewah yang dikawal mobil patwal polisi saat melintasi jalur legendaris Sitinjau Lauik, Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah orang turun dari mobil dan melakukan sesi foto di titik paling berbahaya jalur lintas Sumatra tersebut, Ahad (12/4).

Kegiatan berfoto ria ini menuai respons negatif dari warganet karena dilakukan tepat di tikungan curam Panorama I, yang dikenal memiliki topografi ekstrem dan merupakan jalur vital bagi kendaraan berat.

Sesi Foto di Jalur “Maut”

Dalam rekaman yang viral, rombongan tersebut tidak hanya mengambil foto dari sisi bawah, tetapi juga dari sudut atas tikungan. Mirisnya, beberapa orang tampak bersalaman di tengah jalan, yang mengakibatkan truk-truk besar dan kendaraan lain terpaksa berhenti total di tengah tanjakan curam yang berisiko tinggi.

Baca Juga:  Edukasi Kesehatan, IKH Medan Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat

Rombongan tersebut diduga kuat merupakan politikus Arteria Dahlan. Hingga saat ini, pihak terkait belum memberikan jawaban resmi atas insiden yang dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas tersebut.

Klarifikasi Polda Sumatera Barat

Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul, membenarkan peristiwa tersebut namun menyebutkan bahwa video itu diambil sekitar satu minggu yang lalu. Ia menjelaskan bahwa rombongan saat itu tengah menuju kegiatan di wilayah Polres Solok Kota.

Reza menduga rombongan berhenti untuk memberikan tali asih kepada para relawan pengatur jalan (Pak Ogah) yang biasa berjaga di sana, sebuah kebiasaan yang lazim dilakukan pengendara lain.

“Di situ masyarakat biasa berhenti untuk memberi bingkisan kepada sukarelawan pengatur lalu lintas. Kejadiannya diperkirakan hanya sekitar satu menit dan tidak berlangsung lama,” ungkap Reza saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Yayasan Milik Iskandar Sugito Diserang Isu Pungutan Liar, Budi: Tidak Sesuai Fakta

Meski durasinya singkat, aksi berhenti di tikungan ekstrem tersebut tetap dianggap melanggar prosedur keselamatan. Terlebih lagi, rombongan berada dalam pengawalan resmi kepolisian yang seharusnya mengutamakan kelancaran arus lalu lintas.

Sebagai bentuk tindakan tegas, Dirlantas Polda Sumbar telah melayangkan teguran kepada jajaran yang bertanggung jawab.

“Itu yang mengawal dari Satlantas Polres Solok Kota. Sudah saya tegur Kapolres dan Kasatlantasnya,” tegas Kombes Reza.

Sitinjau Lauik merupakan celah gunung dengan risiko kecelakaan tinggi. Aktivitas yang menghambat laju kendaraan di jalur ini, terutama truk bermuatan berat, sangat berisiko menyebabkan rem blong atau kendaraan tidak kuat menanjak.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman
Laporkan Blue Night ke Bobby Nasution, Tiorita Minta Pemprov Sumut Perkuat Penertiban THM di Sei Bingai
Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan
Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Kamis, 10 September 2026 - 14:08 WIB

Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman

Rabu, 9 September 2026 - 05:56 WIB

Laporkan Blue Night ke Bobby Nasution, Tiorita Minta Pemprov Sumut Perkuat Penertiban THM di Sei Bingai

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Terbaru