Tradisi Mandi Khatulistiwa Warnai Pelayaran Satgas Kartika Jala Krida 2025

- Pewarta

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Bitung, Langkatoday – Tradisi Mandi Khatulistiwa kembali digelar dalam pelayaran Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025 di atas KRI Semarang-594,  Ahad (24/8/2025).

Sebanyak 105 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III dari Korps Teknik, Korps Elektro, dan Korps Suplai mengikuti prosesi tersebut.

Tradisi Mandi Khatulistiwa sudah menjadi bagian dari kultur pelaut, termasuk prajurit TNI Angkatan Laut, yang dilakukan saat kapal melintasi garis khatulistiwa.

Baca Juga:  Oknum Polisi Berwajah Lugu Ini Ternyata Pembunuh Sadis

Momentum ini dianggap sebagai simbol kehormatan dan kebanggaan, khususnya bagi pelaut yang pertama kali melewati garis khatulistiwa.

Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, disaksikan langsung Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto bersama para perwira pendamping.

Momen itu bukan sekadar seremoni, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan para taruna dan menanamkan nilai luhur yang diwariskan TNI AL lintas generasi.

Baca Juga:  Kawal Proyek Strategis Nasional, Kejati Sumut Fasilitasi Dialog Masyarakat Adat Pakpak Bharat Terkait Pembangunan PLTA

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan pentingnya setiap prajurit memberikan yang terbaik dalam tugas, terutama dalam menjaga diplomasi dengan negara sahabat.

Selain KRI Semarang-594, TNI AL juga mengirimkan KRI Bima Suci yang saat ini tengah berada di Malaysia.

Kedua kapal perang kebanggaan Indonesia tersebut dijadwalkan bertemu di Brunei Darussalam pada 5 September 2025.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 14:39 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Terbaru