Sedih… Ternyata Begini Kronologi Tenggelamnya Mahasiswi di Danau Toba

- Pewarta

Senin, 5 Januari 2026 - 00:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Balige, Langkatoday.com – Seorang mahasiswi bernama Gita G Op Sunggu (19) tewas tenggelam di perairan Danau Toba. Tepatnya, di pantai II Desa Meat Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Sabtu 3 Januari 2026.

Kapolsek Balige, AKP. Libertius Siahaan, menjelaskan kronologi kejadian berawal korban bersama 31 remaja Gereja GPDI Silando, Tapanuli Utara mengadakan acara liburan sekaligus pembubaran Panitia Natal Gereja GPDI Silando tahun 2025.

Lalu menggunakan dua mobil dan sepeda motor, puluhan remaja tersebut menuju lokasi kejadian sembari berlibur dan tiba di Pantai II Danau Toba Desa Meat Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, sekira pukul 11.30 WIB.

“Setelah tiba, Rombongan melaksanakan ibadah di sekitar lokasi warung milik Jandri Simanjuntak yang merupakan Kepala Desa Meat. Usai kebaktian, dilanjutkan dengan kegiatan hiburan. Sebagian muda-mudi Gereja GPDI Silando berenang di Pantai II Danau Toba Desa Meat, yang tidak jauh dari lokasi pelaksanaan ibadah,” jelas Libertius, Ahad (4/1)

Baca Juga:  Rugikan Negara Rp 13 Miliar, PPK Proyek Waterfront City Danau Toba Resmi Ditahan Kejati Sumut

Selanjutnya, puluhan remaja gereja itu, menikmati keindahan alam Danau Toba, dengan berenang. Lalu, ada 4 muda-mudi, yakni Indah Pardede, Kristiani Rajagukguk, Icha Siburian dan Gicha Op Sunggu tenggelam di sekitar Pantai tersebut.

Libertius mengungkapkan melihat keempat temannya tenggelam, korban Gita G Op Sunggu dan beberapa orang temannya berusaha menolong keempat temannya yang tenggelam tersebut.

“Diduga karena kelelahan Gita G Op Sunggu tenggelam di sekitar Pantai. Diduga karena kelelahan Gita G Op Sunggu tenggelam di sekitar Pantai. Sementara ke empat temannya akhirnya bisa di selamatkan,” sebut Libertius.

Baca Juga:  Majelis Taklim Al Haura Sumut Dukung Gerakan “GASS POL Tolak Judol”, Ajak Kaum Ibu Jadi Benteng Keluarga

Kemudian, sekitar Pukul 16.40 WIB, Libertius menjelaskan korban berhasil ditemukan dan dievakuasi di sekitar lokasi Pantai dalam keadaan meninggal dunia. Proses evakuasi korban dilakukan Polsek Balige dan masyarakat sekitar. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit HKBP Balige.

“Sebelum melaksanakan kegiatan. Rombongan tidak ada melakukan pemberitahuan kepada pemerintah setempat mengenai kegiatan Perayaan tahun Baru maupun Pembubaran Panitia Natal,” kata Libertius.

Libertius mengungkapkan orang tua korban Marsala Boru Sihombing dan pihak keluarga menerima kematian korban serta membuat surat pernyataan di Polsek Balige untuk selanjutnya mayat korban dapat dibawa pulang dan dimakamkan.

“Orang Tua dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap mayat korban,” ungkap Libertius.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 14:39 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Terbaru