Firdaus Oiwobo Minta Tim Ombudsman Dipecat

- Pewarta

Sabtu, 26 September 2026 - 07:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Tokoh hukum Firdaus Oiwobo mendesak Presiden Prabowo Subianto mengambil tindakan terhadap tim Ombudsman Republik Indonesia yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Firdaus menilai pelaksanaan sidak tersebut dilakukan secara berlebihan dan mempertanyakan cara Ombudsman menjalankan fungsi pengawasannya. Ia bahkan menyebut tindakan tersebut terkesan arogan dan menyerupai premanisme.

Menurut Firdaus, pengelolaan fasilitas di dalam lapas berada di bawah kewenangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Karena itu, ia menilai temuan fasilitas eksklusif di dalam lapas seharusnya terlebih dahulu diproses melalui mekanisme yang berlaku sebelum menimbulkan kesimpulan di ruang publik.

Baca Juga:  Rocky Gerung Usulkan IKN Jadi Pangkalan Gas 3 Kg saja dan Dijagain Gibran

Namun, Ombudsman menyatakan kedatangan tim ke Lapas Cibinong dilakukan berdasarkan surat tugas resmi dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik.

Sidak Ombudsman berlangsung pada Rabu (23/9). Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan lebih dari 10 bangunan di area belakang lapas yang disebut memiliki fasilitas menyerupai hunian rumah tangga.

Sejumlah fasilitas yang ditemukan antara lain sofa, televisi, kulkas, meja makan, pendingin ruangan, sarana kebugaran dan fasilitas penunjang lainnya.

Baca Juga:  Kritik Keras Pakar UGM soal OJK Ganti Nama Pinjol Jadi Pindar: Sesat Pikir!

Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan bangunan-bangunan tersebut memiliki fasilitas yang dinilai cukup lengkap seperti rumah tangga pada umumnya.

Temuan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Ditjenpas langsung menurunkan tim khusus untuk melakukan verifikasi lapangan guna mengetahui status bangunan, fasilitas, serta penggunaannya.

Dengan adanya perbedaan pandangan tersebut, persoalan Lapas Cibinong masih dalam tahap pemeriksaan dan verifikasi. Temuan Ombudsman maupun kritik Firdaus Oiwobo terhadap pelaksanaan sidak perlu dilihat berdasarkan hasil pemeriksaan serta penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rocky Gerung Soroti Gugatan Gibran di MK: Jika Dikabulkan, Bisa Picu Krisis Politik
Prof Jimly: Kalau Mau Berhentiin Gibran Sekarang, Ya Bisa dan Gampang Sekali…
Awal Oktober Gibran Berpotensi Berhenti Jadi Wapres
Raja Juli Sebut Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai “Manuver Politik Tak Beradab”
Mardiansyah Semar Nilai Gugatan Gibran ke MK Sarat Kepentingan Politik
Menkeu: Beras Ilegal Rugikan Petani dan Ancam Swasembada Pangan
Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:18 WIB

Rocky Gerung Soroti Gugatan Gibran di MK: Jika Dikabulkan, Bisa Picu Krisis Politik

Sabtu, 26 September 2026 - 07:07 WIB

Firdaus Oiwobo Minta Tim Ombudsman Dipecat

Jumat, 25 September 2026 - 14:57 WIB

Prof Jimly: Kalau Mau Berhentiin Gibran Sekarang, Ya Bisa dan Gampang Sekali…

Jumat, 25 September 2026 - 14:21 WIB

Awal Oktober Gibran Berpotensi Berhenti Jadi Wapres

Jumat, 25 September 2026 - 04:58 WIB

Raja Juli Sebut Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai “Manuver Politik Tak Beradab”

Terbaru

Nasional

Firdaus Oiwobo Minta Tim Ombudsman Dipecat

Sabtu, 26 Sep 2026 - 07:07 WIB