Regional

Blackout Sumatera Ganggu Distribusi Air Bersih, Tirtanadi Minta Maaf ke Pelanggan

YR Siregar
437
×

Blackout Sumatera Ganggu Distribusi Air Bersih, Tirtanadi Minta Maaf ke Pelanggan

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Ardian Surbakti
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5) berdampak terhadap terganggunya distribusi air bersih di Sumatera Utara. Gangguan tersebut terjadi akibat padamnya pasokan listrik di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Palembang hingga Lampung selama berjam-jam.

Direktur Utama Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Ardian Surbakti, mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga distribusi air bersih agar tetap berjalan normal di tengah gangguan kelistrikan tersebut.

“Kami tetap berupaya agar distribusi air bersih tetap berjalan normal,” ujar Ardian Surbakti melalui sambungan telepon seluler, Senin (25/5).

Menurut Ardian, blackout yang berlangsung hingga sekitar 12 jam menyebabkan turbulensi pada aliran air di dalam pipa distribusi. Akibatnya, air yang mengalir ke pelanggan sempat mengalami kekeruhan saat aliran listrik kembali menyala.

Kondisi itu terutama terjadi pada jaringan pipa yang berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal, Deli Tua, Limau Manis, Hamparan Perak, Martubung dan Mebidang.

“Atas nama manajemen, kami memohon maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi. Kami bersama petugas di lapangan terus berjibaku agar distribusi air kembali normal,” katanya.

Selain mengganggu distribusi air bersih, Ardian menjelaskan blackout juga mempengaruhi operasional mesin pompa di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM). Selama pemadaman, mesin pompa harus mengandalkan genset yang bekerja ekstra akibat kondisi listrik yang tidak stabil.

“Listrik yang hidup-mati juga mengganggu sistem kelistrikan pada mesin pompa,” jelasnya.

Untuk mempercepat normalisasi kualitas air, seluruh kepala cabang Tirtanadi telah diinstruksikan membuka Wash Out (WO) guna membuang air keruh akibat turbulensi di dalam pipa.

“Langkah ini dilakukan agar air di dalam jaringan pipa kembali bersih dan layak didistribusikan ke pelanggan,” tambah Ardian.

Sementara itu, Dewan Pengawas Tirtanadi, Andi Atmoko Panggabean, turut memberikan dukungan kepada manajemen dan petugas lapangan yang bekerja siang dan malam sejak terjadinya blackout di Pulau Sumatera.

Ia berharap seluruh pegawai yang terlibat tetap semangat dalam melakukan pemulihan layanan air bersih kepada masyarakat.

“Semoga kondisi ini cepat pulih dan masyarakat pelanggan dapat kembali menikmati layanan air bersih secara normal,” ujar Andi Atmoko Panggabean.