Iklan Bapenda Sumut
Nasional

Prabowo Klaim Kopdes Merah Putih Bakal Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Tim Langkatoday
461
×

Prabowo Klaim Kopdes Merah Putih Bakal Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Sekretariat Presiden

Jakarta, Langkatoday.com – Presiden RI Prabowo Subianto optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di tingkat desa.

Program tersebut diproyeksikan mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp223 triliun setiap tahun di desa-desa. Prabowo menyebut dana tersebut akan tetap berputar di tingkat desa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Ahad (12/7).

“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai koperasi biasa, tetapi akan menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat desa.

Menurutnya, koperasi tersebut juga akan menjadi instrumen pemerintah dalam memastikan distribusi barang subsidi dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! Saya katakan ini harus,” tegas Prabowo.

Ia berharap keberadaan koperasi desa dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperpendek jalur distribusi berbagai kebutuhan pokok.

Prabowo menyebut Kopdes Merah Putih akan dibangun sebagai ekosistem koperasi modern berbasis digital.

Koperasi tersebut nantinya mencakup berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, layanan simpan pinjam, hingga fasilitas kesehatan.

Beberapa fasilitas yang dirancang dalam program ini antara lain toko sembako, apotek desa, gudang penyimpanan, serta gudang pendingin.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu petani dan nelayan dalam menjaga kualitas hasil produksi sebelum dipasarkan.

Selain menjadi pusat layanan ekonomi, KDKMP juga dirancang untuk mengurangi ketergantungan petani dan nelayan terhadap tengkulak.

Melalui sistem pembelian siaga atau offtaker, koperasi akan berperan membeli hasil panen petani dan hasil tangkapan nelayan dengan harga yang lebih adil dan stabil.

Prabowo mengatakan skema tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang bekerja di sektor produksi.

“Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan,” kata Prabowo.

Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih dapat memperkuat ekonomi desa, membuka peluang usaha baru, serta membuat perputaran ekonomi lebih banyak dirasakan langsung oleh masyarakat.