Sosok Pegawai Komdigi Diduga Antek Judol yang Kini Ditangkap, Disebut Hobi Pamer Mobil Mewah

- Pewarta

Jumat, 1 November 2024 - 23:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Polda Metro Jaya menemukan kantor diduga markas bandar judol.

Lokasi kantor tersebut berada di Jl. Rose Garden 5 Jakasetia, Galaxy, Bekasi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang diduga jadi bandar judol yakni Fakhri Dzulfiqar ditangkap Polda Metro Jaya.

Profil Fakhri Dzulfiqar

Melansir dari LinkedIn, Fakhri Dzulfiqar adalah mahasiswa lulusan Universitas Pasundan Bandung pada 2017.

Fakhri meraih gelar sarjana bidang komunikasi hubungan masyarakat di Universitas Pasundan Bandung.

Baca Juga:  Gelondongan Kayu Milik PT Tanjung Timberindo Industry Masih Tanda Tanya, Dinas Kehutanan Sumut: Kayu Asal Maluku

Melalui profil akun LinkedIN, statusnya terhitung dari 2020-sekarang menjadi pegawai Kemenkominfo.

Sejumlah keahlian yang dimilikinya mulai dari Microsoft Office, Adobe Photoshop, Public Relations sampai Online Gaming.

Sejak direkrut akhir 2022, Fakhri merupakan pegawai PSE Kominfo (sekarang komdigi) suka pamer mobil mewah.

“Sejak direkrut oleh bandar judi online akhir tahun 2022, pegawai PSE Kominfo (sekarang Komdigi) ini suka pamer gonta-ganti mobil limited edition,” tulis akun X @PartaiSocmed.

Ditangkap Polisi

Nasibnya tak bertahan lama, pegawai komdigi tersebut berhasil ditangkap Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Hidup Makin Berat, Sri Mulyani Pilih Pajaki Orang Miskin Ketimbang Konglomerat

“Terkait salah satu pegawai Komdigi masih dilakukan pemeriksaan,” kata Brigjen Trunoyudo.

Berdasarkan informasi yang beredar, sebanyak 11 orang tersangka sudah dibawa kepolisian termasuk staf ahli komdigi.

“Sebanyak 11 orang ditetapkan tersangka, ada juga beberapa staf ahli komdigi,” kata Kombes Pol Ade Ary.

Dalam kurun waktu 2 periode pemerintahan Jokowi, masalah pemberantasan judol menjadi fokus utama.

Presiden Prabowo menegaskan Polri harus bisa memberantas pelaku judol dan menindak tegasnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut
Syah Afandin Akui Terima Fee Proyek, KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp1 Miliar
Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan
Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Prilly Latuconsina hingga Hesti Purwadinata Ikut Merespons
Kemenag Buka Bantuan Masjid Rp50 Juta dan Mushalla Rp35 Juta, Cek Syarat Pengajuannya
Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen
Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Syah Afandin Akui Terima Fee Proyek, KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp1 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Prilly Latuconsina hingga Hesti Purwadinata Ikut Merespons

Terbaru

Langkat Terkini

Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:21 WIB