4 Tahun Langkatoday
Regional

Bobby Mulai Gas Jalan Tapsel–Paluta, Jalur “Mimpi 20 Tahun” Kini Mulai Dikerjakan

YR Siregar
254
×

Bobby Mulai Gas Jalan Tapsel–Paluta, Jalur “Mimpi 20 Tahun” Kini Mulai Dikerjakan

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai mengerjakan proyek pembangunan jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Sipiongot. Proyek strategis tersebut menjadi salah satu prioritas Gubernur Sumut Bobby Nasution untuk membuka konektivitas kawasan Tapanuli Bagian Selatan.

Proses pengerjaan bahkan sudah dimulai di ruas Sipiongot–Tolang. Hal itu terlihat dari unggahan video Bobby Nasution di media sosial pribadinya yang memperlihatkan alat berat melakukan penggalian dan penimbunan badan jalan.

“Pembangunan jalan Sipiongot menuju Tolang saat ini sudah memasuki tahap penggalian dan penimbunan badan jalan. Jalan ini diharapkan dapat mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah serta memperkuat konektivitas Padang Lawas, Labuhan Batu, dan Tapanuli Selatan,” tulis Bobby Nasution dalam unggahannya, Rabu (20/5).

Ruas Sipiongot–Tolang yang dikerjakan tahun ini memiliki panjang sekitar 11,5 kilometer dan akan melintasi tujuh desa di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara.

Sebelumnya, Bobby juga telah meresmikan Jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Tapanuli Selatan, yang menjadi bagian penting dari jalur penghubung Tapsel–Paluta via Sipiongot.

Dalam keterangannya, Bobby menegaskan proyek jalan tersebut akan dikerjakan bertahap dari beberapa sisi sekaligus, baik dari arah Paluta menuju Tapsel maupun ke wilayah Labuhanbatu dan Gunung Tua.

“Tahun ini ada tiga ruas yang mulai dikerjakan, yaitu Hutaimbaru–Sipiongot, Sipiongot–batas Labuhanbatu, dan Sipiongot–Tolang batas Tapsel,” ujar Bobby.

Untuk ruas Hutaimbaru–Sipiongot, sepanjang 11 kilometer dari total 32 kilometer akan mulai diperbaiki. Sementara ruas Sipiongot–batas Labuhanbatu akan dikerjakan sepanjang 16 kilometer dari total 23 kilometer. Sedangkan ruas Sipiongot–Tolang yang berbatasan dengan Tapsel akan ditangani sekitar 12 kilometer dari total 16 kilometer.

Bobby menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan seluruh pembangunan jalan lintas tersebut sebelum masa jabatannya berakhir sebagai Gubernur Sumut.

“Perencanaannya sudah selesai, gambar dan DED juga sudah ada. Paling lama tahun 2028 sudah bisa kita selesaikan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan utama pembangunan bukan hanya persoalan anggaran, melainkan ketersediaan material di sekitar lokasi proyek.

“Kalau dikerjakan sekaligus bukan uangnya yang tidak sanggup, tapi material di sekitar lokasi yang terbatas,” ujarnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu turut meminta agar ruas jalan Sipirok–Arse–Aek Bilah ikut diprioritaskan untuk diperbaiki karena kondisinya yang rusak parah dan bergelombang.

Menanggapi hal itu, Bobby memastikan ruas tersebut juga masuk dalam rencana pembangunan ke depan.

“Kalau anggarannya memungkinkan, kita prioritaskan juga karena memang tadi jalannya cukup berguncang,” ucap Bobby.

Pembangunan jalan lintas Tapsel–Paluta via Sipiongot selama ini menjadi harapan masyarakat karena dinilai mampu memangkas akses antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, hingga membuka pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pedalaman Sumatera Utara.