4 Tahun Langkatoday
RegionalSport

Samosir Memanggil Dunia! Trail of The Kings by UTMB 2026 Bakal Diikuti Pelari dari 33 Negara

YR Siregar
782
×

Samosir Memanggil Dunia! Trail of The Kings by UTMB 2026 Bakal Diikuti Pelari dari 33 Negara

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Kawasan strategis pariwisata nasional Danau Toba kembali bersiap menyambut ribuan pasang kaki dari berbagai belahan dunia. Event lari lintas alam bergengsi berskala internasional, Trail of The Kings by UTMB 2026, dipastikan akan digelar pada 12-14 Juni 2026 di Kabupaten Samosir.
Kepastian ini terungkap dalam Rapat Persiapan Penyelenggaraan yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Selasa (12/5).

Hingga saat ini, sebanyak 752 pelari dari 33 negara telah resmi mendaftar untuk menaklukkan medan perbukitan Samosir yang eksotis.

Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melalui Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan lari, melainkan panggung bagi Danau Toba untuk membuktikan diri sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.

“Mari kita tunjukkan bahwa Danau Toba bukan hanya indah, tetapi juga mampu menjadi destinasi dunia yang profesional. Jadikan event ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi daerah kita,” tegas Suib di hadapan seluruh perwakilan OPD Provinsi Sumut dan Pemkab Samosir.

Kategori Lomba dan Peserta Global

Para pelari akan bertarung dalam berbagai kategori jarak, mulai dari 100K, 60K, 28K, 10K, 5K, hingga kategori khusus untuk anak-anak (kids). Nama-nama negara besar seperti Prancis, Jepang, Inggris, Rusia, Afrika Selatan, hingga Swiss sudah masuk dalam daftar peserta yang siap bersaing dengan pelari lokal Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa daya tarik UTMB (Ultra-Trail du Mont-Blanc) di Samosir sangat kuat karena menggabungkan tantangan fisik dengan keindahan lanskap vulkanik purba.

Dampak Ekonomi Luar Biasa

Belajar dari kesuksesan tahun 2025, Trail of The Kings terbukti menjadi “mesin uang” bagi Sumatera Utara. Tahun lalu, event ini mencatatkan output ekonomi mencapai Rp101,96 miliar.

Sektor-sektor yang paling merasakan dampaknya meliputi:

  • Akomodasi: Hotel dan homestay di Samosir penuh dipesan.
  • UMKM: Lonjakan permintaan kuliner, kerajinan lokal, dan oleh-oleh.
  • Transportasi: Peningkatan arus perjalanan darat dan udara menuju Danau Toba.

“Event ini adalah momentum emas untuk mempromosikan adat dan budaya kita, sekaligus mengokohkan Danau Toba sebagai destinasi wisata olahraga unggulan,” pungkas Yuda.