Medan, Langkatoday.com – Pemandangan berbeda terlihat pada deretan kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Mulai dari mobil operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kendaraan dinas Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kini kompak ditempeli stiker khusus bermuansa biru.
Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Bobby Nasution menegaskan bahwa penempelan identitas pada mobil pelat merah tersebut merupakan langkah nyata untuk mencegah penyalahgunaan aset negara untuk kepentingan pribadi.
Identitas Jelas, Ruang Gerak Terbatas
Stiker yang didominasi warna biru tersebut bertuliskan pesan “Kolaborasi” serta logo “Hari Jadi 78 Sumatera Utara”. Dengan adanya stiker yang mencolok ini, diharapkan aparatur sipil negara (ASN) lebih mawas diri saat menggunakan kendaraan tersebut di luar jam kerja.
“Ya jangan dipakai untuk kegiatan pribadi, sudah itu saja,” tegas Bobby Nasution di Medan, Rabu (13/5).
Efisiensi BBM di Tengah Mahalnya Harga Solar
Selain masalah transparansi, Bobby juga mengaitkan kebijakan ini dengan semangat efisiensi anggaran, terutama terkait konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia mengingatkan para kepala OPD agar lebih selektif dalam menggunakan kendaraan dinas di tengah tingginya harga bahan bakar, khususnya solar.
“Kita imbau agar di masa efisiensi ini, apalagi kendaraan kita banyak yang bahan bakarnya solar, kita tahu solar agak tinggi harganya pilih-pilih lah kegiatannya untuk menekan pengeluaran konsumsi bahan bakar,” ucapnya.
Bukan Paksaan, Tapi Kesadaran
Menariknya, Bobby menyebut kebijakan penempelan stiker ini bersifat imbauan dan tidak dibebankan pada anggaran khusus APBD agar tidak menambah pengeluaran daerah. Ia pun mengapresiasi respons positif dari hampir seluruh OPD yang secara sukarela mengikuti langkah ini.
“Ya nggak usah (dipaksa) lah, nambah biaya lagi nanti. Tapi Alhamdulillah sudah hampir semua OPD memakai dan respons masyarakat juga baik,” pungkasnya.
Langkah ini pun menuai komentar positif dari warga Medan dan sekitarnya. Publik menilai stiker tersebut mempermudah pengawasan masyarakat terhadap penggunaan mobil dinas yang dibiayai oleh pajak rakyat.

.png)





