Gubsu Bobby Nasution Bidik Kerja Sama Energi dan Pangan dengan Belanda

Medan, Langkatoday.com – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara resmi menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Adriaan Palm, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (12/5).

Pertemuan ini menjadi ajang strategis bagi Sumut untuk memperkuat hubungan historis dan ekonomi dengan Negeri Kincir Angin tersebut.

Dalam pertemuan itu, Bobby menekankan dua sektor prioritas yang ingin dikolaborasikan, yakni ketahanan pangan dan transisi energi.

Fokus Ketahanan Pangan Nasional

Bobby menjelaskan bahwa penguatan sektor pangan di Sumatera Utara sejalan dengan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Sumut ingin mengadopsi teknologi dan manajemen pengolahan pangan modern dari Belanda.

Baca Juga:  SUMUT Krisis BBM Karena Sopir Tangki Langka, Bobby Nasution Kerahkan TNI-Polri Bantu Distribusi Mulai Malam Ini

“Sesuai dengan program Presiden Prabowo, kami berharap kerja sama kita bisa diperkuat terkait ketahanan pangan, apalagi Sumatera Utara salah satu daerah penghasil pangan utama di Indonesia,” tegas Bobby dalam keterangannya.

Optimalisasi Energi “Sampah Jadi Gas”

Selain pangan, sektor energi terbarukan menjadi poin krusial. Bobby menyoroti proyek Waste to Energy (sampah menjadi energi) yang sebelumnya sudah pernah dijajaki bersama Belanda namun belum berjalan maksimal.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Rp49,9 Miliar di Langkat Jalan di Tempat, Mantan Pj Bupati Faisal Hasrimy Belum Tersentuh

“Sebelumnya kita sudah pernah bekerja sama dengan Belanda produksi gas dari sampah. Kita sedang memperkuat kembali kerja sama terkait waste to energy ini, mudah-mudahan benar-benar terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya optimis.

Sumut Punya Hubungan Kuat dengan Belanda

Bobby juga berkomitmen untuk mempermudah arus investasi dari Belanda ke Sumatera Utara dengan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. Ia meyakini kedekatan sejarah dan budaya antara kedua pihak dapat menjadi modal kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Netanyahu Singgung Pidato Prabowo di PBB, Sebut Indonesia Punya Peran Penting di Masa Depan

Sementara itu, Adriaan Palm menyebut bahwa Sumatera Utara memiliki posisi penting bagi Belanda, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan budaya.

“Bagi kami ada tiga poin penting dalam kerja sama: keberlanjutan (sustainability), kualitas, dan reliabilitas. Kami berharap hubungan strategis ini terus terjaga dan diperkuat,” sebut Adriaan Palm.

Kerja sama ini diharapkan dapat membawa teknologi tingkat tinggi ke Sumatera Utara, sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor industri hijau dan pertanian modern di masa depan.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI