4 Tahun Langkatoday
BeritaHukum

Muhibuddin Resmi Jabat Kajati Sumut, Wakajati Ikut Diganti

YR Siregar
352
×

Muhibuddin Resmi Jabat Kajati Sumut, Wakajati Ikut Diganti

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Muhibuddin resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) menggantikan Harli Siregar yang dipromosikan menjadi Inspektur III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, Rizaldi. Ia mengatakan, Muhibuddin dilantik menjadi Kajati Sumut pada Rabu (29/4) oleh Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, di Kantor Kejagung Jakarta.

“Benar, pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) Kajati Sumut dilakukan langsung Jaksa Agung di Gedung Utama Kantor Kejagung di Jakarta pada hari Rabu tanggal 29 April 2026. Pak Muhibuddin sebelumnya menjabat Kajati Sumatera Barat,” ujarnya, Kamis (30/Rizaldi mengatakan bahwa jabatan Wakil Kajati (Wakajati) Sumut juga turut berganti. Sebelumnya dijabat Abdullah Noer Denny, kini diisi Eko Adhyaksono yang sebelumnya berdinas di Kejati Sulawesi Utara.

“Pak Abdullah Noer Denny dilantik menjadi Direktur IV pada Bidang Intelijen Kejagung. Pak Wakajati Eko Adhyaksono sebelumnya menjabat sebagai Wakajati Sulawesi Utara,” katanya.

Lebih lanjut, dikatakan dia, posisi Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumut juga mengalami perubahan. Jurist Precisely sebelumnya menjabat Aspidum Kejati Sumut diganti oleh Suhendri yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banda Aceh.

“Pak Jurist promosi menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung. Posisi beliau akan diisi oleh Pak Suhendri yang sebelumnya memimpin Kajari Banda Aceh,” ujar Rizaldi.

Ia menegaskan, rotasi jabatan di institusi kejaksaan merupakan sebuah hal lumrah dan wajar untuk penyegaran organisasi. Rizaldi berharap masyarakat dan insan pers dapat mendukung kejaksaan.

“Pergantian pimpinan adalah hal biasa dan suatu keniscayaan atau keharusan sebagai strategi nasional kepemimpinan di kejaksaan. Semoga seluruh pimpinan dapat mengemban amanah dan tentunya kami berharap dukungan masyarakat dan rekan-rekan media,” tutur Rizaldi.