4 Tahun Langkatoday
Berita

Dugaan KDRT Anggota DPR RI Rudi Hartono Bangun Memanas: Eks Istri Mengaku Diancam Dihabisi hingga Dimiskinkan

YR Siregar
1037
×

Dugaan KDRT Anggota DPR RI Rudi Hartono Bangun Memanas: Eks Istri Mengaku Diancam Dihabisi hingga Dimiskinkan

Sebarkan artikel ini
Rudi Hartono Bangun (kanan) dan mantan Istrinya Ervina (kiri)
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Langkah berani yang diambil oleh mantan istri anggota DPR RI dari Partai Nasdem asal Kabupaten Langkat dalam memperjuangkan kehormatan dan hak-haknya atas tindakan penganiayaan dan perampasan hak asuh 3 orang buah hatinya serta hak-haknya saat membina rumah tangga selama 24 tahun mulai membuat gerah Rudi Hartono Bangun. Ancaman terbuka mulai di lakukannya kepada keluarga Ervina Fariani.

“Tadi malam, adik kandung saya dipanggil oleh pak Rudi Hartono Bangun ke rumahnya yang di Jalan Kapten Muslim Medan. Karena masih ada ikatan anak-anak adik saya pun berkenan mendatangi pak Rudi. Dalam pembicaraan mereka, pak Rudi mengatakan bahwa adik saya harus menghentikan saya untuk tidak lagi menuntut dan membuka semua permasalahan kami ke publik. Jika tidak, maka nanti saya akan di habisi dan nanti saya yang habis harta bendanya dan akan dibuat jadi gembel oleh pak Rudi,” beber Ervina kepada Langkatoday.com Ahad (26/4)

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa langkah beraninya mengungkap semua prilaku Rudi Hartono Bangun ke media dan publik menjadi halangan atau hambatan buat Rudi.

Kesan baik dan ketokohan yang sudah dibangun Rudi Bertahun-tahun seolah memudar karena masalah ini berdar di media.

“Dia bilang sama adik saya, jangan buat aku gila ya, habis nanti dia, gak ada apa-apanya nanti dia, habis semua uang dia nanti kubuat,” ulang Elvina.

Diketahui sebelumnya, Ervina Fariani melayangkan pengaduan resmi ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI terhadap mantan suaminya, RHB yang merupakan Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Dapil Sumut III, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta pelanggaran Kode Etik Anggota DPR RI.

Dalam surat pengaduan yang diterima MKD, Ervina mengungkapkan bahwa ia telah menikah dengan Rudi Hartono Bangun sejak tahun 2002, sebagaimana tercatat dalam Akta Nikah Nomor 17/17/1/2002 tertanggal 5 Januari 2002.

Dari perkawinan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak kandung.

Ervina menyebut, bahtera rumah tangganya dengan RHB sudah lama tidak harmonis. Ia mengaku kerap mengalami keributan, pertengkaran, perselingkuhan berkali-kali hingga dugaan penganiayaan yang kerap di lakukan oleh Rudi Hartono bangun saat emosinya sedang tidak stabil.

“Sebenarnya penganiayaan ini bukan baru pertama kali tapi sudah berulang kali jika emosi beliau tidak stabil, bukan itu saja saya juga kerap diminta bertahan saat ia berulang kali ketahuan selingkuh, bahkan salah satu selingkuhannya juga sudah saya laporkan dan sedang menjalani masa hukuman di lapas perempuan tanjung Gusta disamping dia telah melarikan uang suami saya senilai 4 miliar berkedok usaha, saya maaf kan, tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan surat cerai yang udah jadi,tanpa satu kali pun saya terima surat panggilan dari pengadilan,” sesalnya yang hingga saat ini tidak tau dimana salahnya.

Tak hanya itu, Ervina juga menyebut seluruh akses hak bersama ditutup oleh Rudi Hartono, mulai dari penggunaan kendaraan hingga tidak diberikannya uang belanja.

Untuk menghindari kekerasan lanjutan, Ervina memilih tinggal di rumah mertua selama kurang lebih tiga bulan.

Puncak dugaan kekerasan terjadi pada April 2025 di kediaman bersama yang beralamat di Villa Cinere Mas, Jalan Mercurius Timur Nomor 11, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Dalam pengaduannya, Ervina mengungkapkan bahwa pertengkaran hebat berujung pada penganiayaan fisik, di mana Rudi Hartono Bangun diduga memukul bagian kening, pipi, dan bibir Pengadu menggunakan gagang pistol.

Akibat kejadian tersebut, Ervina mengalami luka berdarah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari.

Selain luka fisik, Ervina juga mengaku mengalami trauma dan gangguan psikis berkepanjangan sampai saat ini.

Masih menurut pengaduan tersebut, setelah kejadian penganiayaan, Ervina mengaku diusir secara kasar dari rumah bersama dengan kata-kata yang dianggap merendahkan martabatnya sebagai perempuan dan sebagai istri Anggota DPR RI.