Blackout Massal Lumpuhkan Sumbagut, PLN Targetkan Pemulihan 6–8 Jam

Jakarta, Langkatoday.com – Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5) malam setelah sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT) dilaporkan terpisah.

Gangguan tersebut berdampak luas hingga menyebabkan listrik padam total di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

Baca Juga:  Blackout Sumatera Ganggu Distribusi Air Bersih, Tirtanadi Minta Maaf ke Pelanggan

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim menjelaskan gangguan terjadi sekitar pukul 18.45 WIB akibat terputusnya jaringan transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV.

“Terjadi pemisahan sistem Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah sehingga sistem Sumatera Bagian Utara mengalami padam total. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujarnya dalam keterangan singkat.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Tembus Rp1,9 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya!

Menurutnya, gangguan berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi. Saat ini PLN tengah melakukan proses recovery atau pemulihan sistem secara bertahap di seluruh wilayah terdampak.

PLN memperkirakan proses normalisasi pasokan listrik membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam, tergantung kondisi sistem di lapangan.

Baca Juga:  Sumut Dilanda Cuaca Ekstrem, 12 Tower Transmisi PLN Rusak dan Sempat Ganggu Pasokan Listrik

Akibat blackout tersebut, aktivitas masyarakat di sejumlah daerah sempat terganggu. Beberapa kawasan dilaporkan mengalami kemacetan akibat lampu lalu lintas padam, sementara jaringan komunikasi di beberapa titik juga ikut terdampak.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang, mengurangi penggunaan perangkat listrik saat aliran kembali normal, serta tetap berhati-hati selama proses pemulihan berlangsung.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI