Usulan 1.000 Bioskop Desa Masuk APBN 2027, DPR Ingin Film Daerah Tak Sekadar Jadi Penonton

- Pewarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Rahmawati mengusulkan pembangunan 1.000 layar bioskop desa dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Usulan tersebut disampaikan Rahmawati dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menurutnya, pembangunan bioskop desa diperlukan untuk mendukung pertumbuhan industri perfilman nasional, khususnya bagi rumah produksi kecil di daerah yang saat ini dinilai kesulitan bertahan di tengah persaingan industri.

“Kepada Kemenkeu mungkin lintas mitra, mungkin siapkan insentif fiskal untuk PH-PH kecil dan daerah, dan alokasikan anggaran 1.000 layar bioskop desa dari APBN 2027,” ujar Rahmawati, dikutip Sabtu (23/5).

Baca Juga:  Ahmad Sahroni Klarifikasi Ucapan "Orang Tolol Sedunia", Tegaskan Tidak Maksud Hina Masyarakat

Ia menilai banyak rumah produksi kecil saat ini berada dalam kondisi sulit karena distribusi film masih didominasi kota-kota besar dan perusahaan besar.

“Biar PH-PH kecil itu bisa hidup, karena sekarang mereka itu hidup segan mati tak mau,” katanya.

Rahmawati menegaskan, pemerataan industri perfilman menjadi penting karena pertumbuhan ekonomi nasional kini tidak lagi hanya bertumpu di kota besar, tetapi juga berkembang di daerah-daerah.

Menurutnya, keberadaan bioskop desa dapat membuka ruang bagi film lokal dan karya sineas daerah agar lebih mudah menjangkau masyarakat.

Baca Juga:  Nama Ade Jona Prasetyo Muncul di Sidang Korupsi Kereta Api Medan, Diduga Terkait Aliran Dana

“Agar film-film daerah tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri,” ucapnya.

Selain pembangunan layar bioskop desa, Rahmawati juga meminta pemerintah hadir dalam menciptakan distribusi film yang lebih adil dan mencegah praktik monopoli di industri perfilman nasional.

Ia berharap pembahasan antara DPR dan pemerintah nantinya dapat menghasilkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pelaku film daerah dan rumah produksi kecil di Indonesia.

Usulan tersebut disebut sejalan dengan visi pemerataan pembangunan dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mardiansyah Semar Nilai Gugatan Gibran ke MK Sarat Kepentingan Politik
Ijazah SMA Tak Punya, MK Diminta Diskualifikasi Pencalonan Gibran
Ketua PD Al Washliyah Langkat Apresiasi Kinerja dan Dukung Kepemimpinan Plt Bupati
Pergantian Direksi BUMD Langkat Mencuat, Ini Kata Orang Dalam
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI
Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman
Laporkan Blue Night ke Bobby Nasution, Tiorita Minta Pemprov Sumut Perkuat Penertiban THM di Sei Bingai
Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

Mardiansyah Semar Nilai Gugatan Gibran ke MK Sarat Kepentingan Politik

Rabu, 23 September 2026 - 15:02 WIB

Ijazah SMA Tak Punya, MK Diminta Diskualifikasi Pencalonan Gibran

Selasa, 22 September 2026 - 17:35 WIB

Ketua PD Al Washliyah Langkat Apresiasi Kinerja dan Dukung Kepemimpinan Plt Bupati

Kamis, 17 September 2026 - 14:36 WIB

Pergantian Direksi BUMD Langkat Mencuat, Ini Kata Orang Dalam

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI

Terbaru

Langkat Terkini

Sidak Puskesmas dan Sekolah, Tiorita Soroti Disiplin Pegawai

Rabu, 23 Sep 2026 - 20:21 WIB