Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

- Pewarta

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Nama Lebah Begantong, grup musik Melayu asal Medan, Sumatera Utara, mencuri perhatian setelah tampil dalam puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9) lalu.

Grup tersebut menjadi salah satu pengisi acara hiburan dalam perhelatan yang dihadiri sejumlah tokoh nasional. Penampilan Lebah Begantong juga mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto yang kemudian mengajak para personelnya berfoto bersama.

Membawakan musik Melayu yang dipadukan dengan pantun jenaka, Lebah Begantong menyapa sejumlah tokoh melalui pantun dalam penampilannya, termasuk Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Berawal dari Medan

Lebah Begantong dibentuk di Medan pada 2017. Pada awal berdiri, grup ini beranggotakan 10 orang.

Mengutip laporan detikSumut, personelnya terdiri dari Najibullah Al Maidani Lubis, Eva Gusmala Yanti, Muhammad Sadikin dan Fahri Azwar Situmorang sebagai vokalis.

Sementara Zainal Arifin Nasution memainkan gitar, Kiki Citra Asmara pada keyboard, Muhammad Rizwan pada biola, Muhammad Kholidi pada pak pong, Angki Chamaro Siahaan pada drum, serta Jamaluddin pada akordion.

Baca Juga:  Purbaya Paling Dipuji, Tapi 63 Persen Publik Masih Tak Puas dengan MBG

Sejak awal, Lebah Begantong membawa misi memperkenalkan kesenian Melayu kepada masyarakat di berbagai daerah Sumatera.

Mereka bahkan sempat tampil dari satu tempat ke tempat lain tanpa bayaran demi memperkenalkan musik dan budaya Melayu.

Musik Melayu Dibumbui Pantun

Ciri khas Lebah Begantong terletak pada perpaduan musik Melayu dengan pantun jenaka dalam setiap penampilan.

Konsep tersebut membuat pertunjukan mereka lebih komunikatif dan dapat diterima berbagai kelompok usia.

Jika pada awalnya penonton mereka lebih banyak berasal dari kalangan usia 40 tahun ke atas, pantun jenaka kemudian turut menarik perhatian generasi muda.

Lebah Begantong membawakan sejumlah lagu, di antaranya “Udin Sedunia”, “Tundang-Tundangan” dan “Tanjung Katung”, serta berbagai lagu Melayu yang dikenal masyarakat.

Pada 2018, grup tersebut juga telah merilis mini album yang berisi enam lagu.

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Terapkan WFA Saat Mudik Lebaran 2026, Berlaku 16–17 dan 25–27 Maret

Perjalanan mereka tidak hanya berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Lebah Begantong juga pernah tampil di Malaysia.

Popularitas mereka semakin berkembang setelah sejumlah video penampilan yang memadukan musik Melayu dan pantun jenaka beredar di media sosial.

Dipanggil Prabowo Usai Tampil

Momen yang membuat penampilan Lebah Begantong kembali menjadi perhatian terjadi setelah mereka tampil dalam puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta.

Usai pertunjukan, Prabowo terlihat memanggil para personel untuk menghampirinya. Presiden kemudian berfoto bersama anggota grup tersebut.

Momen itu kemudian beredar melalui foto dan video di media sosial.

Bagi Lebah Begantong, tampil di hadapan tokoh-tokoh nasional menjadi bagian lain dari perjalanan grup yang sejak awal membawa musik Melayu dari Medan ke berbagai panggung.

Dari panggung-panggung lokal hingga Jakarta, Lebah Begantong menunjukkan bahwa musik Melayu dan pantun masih memiliki ruang untuk menjangkau penonton lintas generasi.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya
4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas
Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan 8 Bandara Terdampak Abu Anak Krakatau Kembali Diperpanjang
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terlihat Indah di Bawah Mikroskop, Namun Berbahaya bagi Tubuh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Selasa, 15 September 2026 - 20:25 WIB

Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI

Senin, 14 September 2026 - 16:04 WIB

BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya

Kamis, 10 September 2026 - 14:45 WIB

4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas

Terbaru