Kasus Dugaan Upeti di PKL Stabat, Kasatpol PP Bantah Ada Pungli

- Kontributor

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Kasus dugaan permintaan upeti yang viral oleh oknum Satpol PP Kabupaten Langkat terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Hutan Kota Titi Penceng, Stabat langsung membuahkan hasil, Selasa (23/12).

Usai pemberitaan sebelumnya, salah seorang pemilik warung berinisial WT menyampaikan kepada awak media bahwa sejumlah oknum Satpol PP telah datang kembali, melakukan pembayaran atas makanan dan minuman yang sebelumnya dikonsumsi, serta menyampaikan permintaan maaf.

“Sudah dibayar dan mereka juga minta maaf,” ujar WT singkat kepada Langkatoday.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, WT tetap berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan para PKL dapat berjualan dengan tenang tanpa tekanan.

Kasatpol PP Bantah Ada Pungli

Menanggapi pemberitaan tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Langkat, Dameka Putra Singarimbun, memberikan klarifikasi resmi kepada Langkatoday.com.

“Terima kasih informasinya bang. Sudah kita konfirmasi ke anggota, memang benar ada anggota ke lokasi PKL Taman Kota tersebut untuk melakukan penataan,” ujar Dameka.

Namun demikian, Dameka menegaskan bahwa berdasarkan hasil konfirmasi internal, tidak ditemukan adanya praktik pungutan liar maupun makan dan minum gratis oleh anggotanya di lokasi tersebut.

“Namun tidak ada melakukan pungli dan makan/minum gratis di tempat tersebut,” katanya.

Akan Ditindak Jika Terbukti

Meski membantah adanya pungli, Kasatpol PP menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran disiplin apabila di kemudian hari ditemukan bukti yang kuat.

“Apabila nanti terbukti melakukan pungli, akan kita tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Dameka.

Ia juga mengimbau para pedagang kaki lima untuk berjualan sesuai ketentuan yang berlaku, serta tidak ragu melapor jika menemukan dugaan pelanggaran oleh oknum aparat.

“Saya menghimbau kepada seluruh PKL, apabila ada anggota di lapangan melakukan pungli, laporkan segera ke kantor dengan membawa bukti-bukti yang jelas untuk kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Publik Menunggu Penertiban yang Humanis

Kasus ini menyedot perhatian publik karena menyangkut relasi aparat penegak perda dengan pedagang kecil. Warga berharap penataan PKL dilakukan secara humanis, transparan, dan tanpa tekanan, agar kehadiran aparat benar-benar dirasakan sebagai pelindung, bukan ancaman.

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Alat Sadap Listyo Lebih Canggih dari Milik TNI, Ini Penjelasan Mantan Kepala BAIS
Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Pengkhianat!
TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Ibu Kota, Usai Eks Kapolri Listyo Sigit Ditahan
Penyadapan ke Presiden Dinilai Makar, Harus Diselidiki Siapa yang Menyuruh Listyo Sigit
Kelompok Jokowi dan Listyo Sigit Tidak Akan Tinggal Diam!
Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Prabowo, Muncul Dugaan Sosok Berinisial ‘J’
Pemkab Langkat Siap Inspeksi 82 SPPG, Pastikan Program MBG Sesuai Standar
Kades Pasar Rawa Gebang HM Minta Maaf, Wirdatul Akmal Resmi Cabut Laporan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:22 WIB

Alat Sadap Listyo Lebih Canggih dari Milik TNI, Ini Penjelasan Mantan Kepala BAIS

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Pengkhianat!

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Ibu Kota, Usai Eks Kapolri Listyo Sigit Ditahan

Rabu, 4 November 2026 - 11:26 WIB

Penyadapan ke Presiden Dinilai Makar, Harus Diselidiki Siapa yang Menyuruh Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Prabowo, Muncul Dugaan Sosok Berinisial ‘J’

Terbaru

Chat via WhatsApp