4 Tahun Langkatoday
Regional

Bobby Nasution Janji Tambah Anggaran Buruh di May Day 2026, Sentil Kinerja Bank Sumut yang Dinilai Minim Kontribusi

YR Siregar
228
×

Bobby Nasution Janji Tambah Anggaran Buruh di May Day 2026, Sentil Kinerja Bank Sumut yang Dinilai Minim Kontribusi

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Sumatera Utara menjadi panggung penting bagi komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Dalam momentum tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan adanya penambahan anggaran pembinaan buruh melalui Dinas Ketenagakerjaan.

Pernyataan itu disampaikan Bobby saat menghadiri perayaan May Day bersama puluhan serikat pekerja di Gedung Astaka, Jalan William Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (1/5).

Kehadiran ratusan perwakilan buruh dari berbagai sektor turut mempertegas urgensi peningkatan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kerja di daerah.

Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup mata terhadap aspirasi buruh, terutama terkait peningkatan kapasitas dan perlindungan tenaga kerja.

Ia mengungkapkan bahwa usulan penambahan anggaran dari Dinas Ketenagakerjaan telah mendapatkan dukungan luas, termasuk dari serikat buruh itu sendiri.

“Kalau yang meminta sudah serikat buruh, insyaallah kita tambah anggaran pembinaan. Ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Namun di balik komitmen tersebut, Bobby juga menyoroti lemahnya kontribusi Bank Sumut dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah. Ia menyebut, keterbatasan kontribusi tersebut membuat Pemprov Sumut harus lebih banyak mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kontribusi dari Bank Sumut masih kurang. PAD juga menurun, sementara kebutuhan pembiayaan program terus berjalan,” tegasnya.

Secara terbuka, Bobby bahkan meminta jajaran manajemen Bank Sumut untuk bekerja lebih maksimal dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Ia menilai, optimalisasi peran BUMD menjadi kunci dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi kalangan buruh.

“Direksi harus kerja keras ke depan. Kalau kontribusi meningkat, otomatis anggaran untuk pembinaan buruh juga bisa diperbesar,” katanya.

Langkah penambahan anggaran ini diharapkan tidak hanya sebatas simbolis, melainkan mampu memberikan dampak nyata.

Pemerintah menargetkan program pembinaan tersebut dapat meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta daya saing tenaga kerja di Sumatera Utara.

Selain itu, Bobby juga menekankan pentingnya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat buruh dapat terus diperkuat demi menciptakan stabilitas ekonomi daerah.

Dengan komitmen ini, peringatan May Day 2026 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong perubahan nyata bagi kesejahteraan pekerja di Sumatera Utara.