Stabat, Langkatoday.com – Pemerintah Kabupaten Langkat terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi daerah. Hal itu ditunjukkan melalui pelaksanaan Pelatihan Kewirausahaan UMKM yang digelar Dinas Koperasi Kabupaten Langkat bekerja sama dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Rabu (8/7).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 75 pelaku UMKM tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH.
Dalam sambutannya, Tiorita menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM Langkat agar mampu menembus pasar yang lebih luas, mulai dari ritel modern hingga pasar internasional.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ikuti seluruh materi dengan sungguh-sungguh agar produk yang dihasilkan tidak hanya dikenal di Langkat, tetapi juga mampu masuk ke ritel modern seperti Indomaret bahkan bersaing di pasar internasional,” ujar Tiorita.
Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai, keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam memahami kebutuhan pasar, memperbaiki kemasan, membangun merek, hingga menerapkan strategi pemasaran yang tepat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi dari tim Indomaret yang membahas berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain kemasan (packaging), pelabelan, hingga strategi pemasaran agar memenuhi standar ritel modern.
Deputy Branch Manager Indomaret, Boris Andrerson, mengatakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Langkat merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM lokal.
“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga akan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar produk mereka memenuhi standar ritel modern dan memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan,” ujarnya.
Menurut Boris, pendampingan tersebut mencakup penyusunan strategi usaha, perbaikan kemasan, pelabelan produk, hingga pemasaran sehingga produk UMKM memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Pada kesempatan itu, Tiorita juga memberikan apresiasi kepada para peserta yang sebagian besar merupakan perempuan. Ia menyebut semangat kaum ibu dalam mengembangkan usaha menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi keluarga.
“Hampir seluruh peserta hari ini adalah ibu-ibu. Ini menunjukkan semangat luar biasa untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Kalian adalah perempuan-perempuan hebat,” ucapnya yang disambut tepuk tangan para peserta.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan mampu menciptakan usaha yang lebih maju serta berdaya saing.
Sebagai penutup kegiatan, Pemerintah Kabupaten Langkat bersama Indomaret menggelar lucky draw dengan hadiah utama berupa dua unit gerobak UMKM. Hadiah tersebut diserahkan kepada Herni Supianti dan Novita Mayang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mereka.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, jajaran manajemen Indomaret, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Langkat, serta puluhan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Langkat.






