Yogyakarta, Langkatoday.com – Meski belum berhasil melangkah ke babak berikutnya, perjuangan tim PS Langkat U-10 pada ajang Piala Presiden U-10 Grassroots Nasional di Yogyakarta mendapat apresiasi, Kamis (9/7).
Tim asal Kabupaten Langkat itu mampu menorehkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan saat bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Turnamen yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di kawasan Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda PS Langkat yang untuk pertama kalinya tampil di level nasional.
PS Langkat mengawali pertandingan dengan hasil imbang 1-1 melawan PS Kasuari Manokwari (Papua Barat). Selanjutnya, tim asuhan Arifin Sneri harus mengakui keunggulan Satria Muda Jawa Timur dengan skor 0-3.
Pada laga terakhir, PS Langkat bangkit dengan penampilan impresif setelah membungkam Buldam Academy Ternate dengan skor telak 5-0.
Pelatih PS Langkat, Arifin Sneri, mengaku bangga atas semangat juang para pemainnya. Menurutnya, anak-anak tampil maksimal meski menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti turnamen.
“Kami bangga dengan perjuangan anak-anak. Mereka mampu mengalahkan Ternate dan menahan imbang Manokwari. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” ujarnya kepada Langkatoday.
Ia juga berharap pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia semakin menjunjung tinggi nilai sportivitas sehingga seluruh peserta dapat berkembang secara sehat dan kompetitif.
Sementara itu, Ketua PS Langkat, Syafri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keberangkatan hingga kepulangan tim ke ajang nasional tersebut.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, khususnya Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, yang memberikan dukungan moril dan membantu kebutuhan akomodasi tim.
“Ibu Plt. Bupati bahkan langsung menghubungi kami untuk memberikan semangat agar anak-anak tetap percaya diri dan mampu mengharumkan nama Langkat,” katanya.
Syafri juga mengapresiasi dukungan dari Ricky Anthony, Kesultanan Langkat, Ahmad Senang, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Langkat, para orang tua pemain, donatur, serta media di Kabupaten Langkat yang terus memberikan dukungan kepada PS Langkat.
“Kami tidak menyangka anak-anak bisa tampil di level nasional. Saat akan berangkat kami sempat menghadapi kendala biaya karena harga tiket cukup tinggi, tetapi berkat kolaborasi banyak pihak akhirnya kami bisa berangkat. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut demi kemajuan sepak bola usia dini di Langkat,” ujarnya.
PS Langkat membawa 12 pemain dan tiga official pada turnamen tersebut. Rombongan dijadwalkan bertolak dari Yogyakarta menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Kabupaten Langkat dan diperkirakan tiba pada Jumat pagi.
Meski belum berhasil lolos ke fase selanjutnya, penampilan PS Langkat dinilai menjadi modal penting bagi pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Langkat.
Keberhasilan mengalahkan salah satu peserta dengan skor telak serta mampu bersaing di tingkat nasional menjadi bukti bahwa talenta-talenta muda daerah memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh apabila mendapat pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.


