InternasionalSport

Iran Diwarnai Kontroversi Politik, Tetap Rebut Poin Usai Tahan Imbang Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026

Tim Langkatoday
232
×

Iran Diwarnai Kontroversi Politik, Tetap Rebut Poin Usai Tahan Imbang Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Pemain Selandia Baru, Chris Wood berduel dengan pemain Iran, Shoja Khalilzadeh dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (c) AP Photo/Andre Penner
channel whastapp langkatoday

Jakarta, Langkatoday.com — Timnas Iran harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles. Meski gagal meraih kemenangan, Iran berhasil mengamankan satu poin penting setelah dua kali bangkit dari ketertinggalan.

Pertandingan berlangsung menarik dengan jual beli serangan sejak awal. Salah satu gol terbaik Iran dicetak Mohammad Mohebi melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Ramin Rezaeian yang mengubah skor menjadi imbang. Hasil tersebut menjaga peluang Iran untuk bersaing di fase grup.

Namun sorotan laga tidak hanya terjadi di dalam lapangan. Sebelum pertandingan dimulai, muncul polemik terkait larangan FIFA terhadap penggunaan bendera Iran era pra-Revolusi 1979 di stadion. Sejumlah pendukung tetap membawa simbol tersebut sebagai bentuk protes, sementara spanduk bertuliskan “42,000 #IranMassacre” juga terlihat di tribun.

Usai pertandingan, pelatih Iran Amir Ghalenoei melontarkan kritik terhadap FIFA dan otoritas penyelenggara. Ia menilai timnya mengalami jadwal perjalanan yang berat dan tidak memperoleh waktu pemulihan yang memadai dibanding peserta lain.

Menurut Ghalenoei, Iran juga menghadapi berbagai kendala nonteknis, termasuk absennya sejumlah pejabat dan awak media dari negaranya. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu bangkit dua kali untuk menghindari kekalahan.

Hasil imbang tersebut membuat persaingan di Grup G masih terbuka lebar menjelang pertandingan berikutnya.