Geger di Langkat! Sumur Minyak Tertua Indonesia Berusia 141 Tahun Terbakar

Stabat, Langkatoday.com – Kebakaran hebat melanda Sumur Minyak Tua Telaga Said yang berada di Dusun VI, Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Rabu (29/7) sore. Hingga Kamis (30/7) pagi, kobaran api masih terus berkobar dan belum berhasil dipadamkan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu sontak mengundang perhatian masyarakat.

Kobaran api yang disertai kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari kawasan sumur minyak tua di sekitar Telaga Tunggal, sehingga membuat ratusan warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Salah seorang warga, Ismail, mengatakan api masih terus menyala hingga malam hari meski tim pemadam dari Pertamina telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.

“Hingga sekitar pukul 21.30 WIB api masih berkobar. Tim pemadam dari Pertamina terus berupaya melakukan penanganan, namun proses pemadaman belum maksimal karena masih menunggu kedatangan alat berat,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui.

Aparat kepolisian bersama pihak Pertamina masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api maupun faktor yang memicu kebakaran.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel Polsek Pangkalan Brandan bersama tim Pertamina langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan mengingat masih tingginya risiko akibat kobaran api dan gas yang keluar dari sumur minyak tersebut.

Seorang petugas kepolisian di lokasi mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran demi keselamatan.

“Kami meminta masyarakat tidak mendekati lokasi karena api masih menyala dan proses penanganan masih berlangsung,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut.

Petugas gabungan masih bersiaga di lokasi sambil terus memantau perkembangan kebakaran.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab maupun perkembangan proses pemadaman.

Kebakaran ini menjadi perhatian karena terjadi di Sumur Minyak Tua Telaga Said, salah satu situs bersejarah yang menjadi cikal bakal industri perminyakan di Indonesia.

Sumur yang dikenal sebagai Telaga Tunggal Nomor 1 itu mulai berproduksi pada 1885 dengan kapasitas sekitar 180 barel minyak per hari pada masa kolonial Belanda.

Dengan usia sekitar 141 tahun, Sumur Telaga Said tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah lahirnya industri minyak bumi di Indonesia, khususnya di kawasan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.

Kini, aparat kepolisian bersama Pertamina masih terus berupaya menangani kebakaran sambil menunggu hasil penyelidikan penyebab insiden tersebut.

iklan bapenda

Tutup
HUT RI