Singkong-Belalang Bakal Jadi Menu Alternatif Makan Bergizi Gratis

- Pewarta

Senin, 27 Januari 2025 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday)Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan beberapa menu alternatif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di antaranya, singkong dan belalang.

Menurut Dadan, menu MBG dapat disesuaikan dengan potensi dan kebiasaan pangan lokal di masing-masing wilayah. Itu termasuk dengan menghidangkan belalang di sejumlah wilayah.

“Di daerah tertentu, mungkin serangga seperti belalang atau ulat sagu bisa menjadi bagian dari sumber protein,” ujar Dadan dalam acara Rapimnas Pira Gerindra di Jakarta, Senin (27/1).

Sementara itu, BGN sendiri tidak menetapkan standar menu nasional untuk program MBG. Kata Dadan, yang diatur pemerintah adalah standar komposisi gizi yang harus dipenuhi. Oleh karena itu menu yang disajikan di setiap daerah dapat disesuaikan dengan sumber daya lokal dan kebiasaan makan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Hotman Paris Turun Gunung! Kasus Siswi 15 Tahun di Langkat Bikin Publik Geram

Contohnya, bila suatu daerah terbiasa mengonsumsi telur, itu akan menjadi komponen utama menu MBG di sana. Begitu pula dengan daerah yang memiliki sumber protein lain, seperti ikan, belalang, atau bahan lokal lainnya.

“Isi protein di berbagai daerah sangat tergantung pada potensi sumber daya lokal dan preferensi masyarakat. Jadi, menu MBG tidak kaku, melainkan fleksibel sesuai kebutuhan lokal,” kata Dadan.

Ia menambahkan itu juga berlaku demikian untuk sumber karbohidrat, yang bisa beragam di berbagai daerah. Seperti masyarakat di Halmahera Barat yang lebih sering mengonsumsi singkong dan pisang rebus sebagai pengganti nasi.

Baca Juga:  DPRD Langkat Bahas P-APBD 2026, Tiorita Pastikan Anggaran Berpihak pada Masyarakat

“Keragaman pangan lokal ini sangat penting untuk diakomodasi dalam program makan bergizi. Karena tujuan utama BGN adalah memastikan standar gizi terpenuhi, bukan memaksakan satu jenis menu untuk seluruh Indonesia,” pungkas Dadan.

Oleh karena itu, BGN berharap dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat Indonesia melalui potensi pangan lokal yang beragam. Dalam hal ini, pangan beragam itu termasuk belalang dan serangga lainnya sebagai alternatif sumber protein yang bernutrisi tinggi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan
Langkat Ingin Naik Kelas, Tiorita Pelajari Tata Kelola Digital Pemkot Bandung

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 22:11 WIB

Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat

Terbaru