Masih Tahun Baru, Israel Sudah Bunuh 140 Orang dan Lumpuhkan RS di Gaza

- Pewarta

Sabtu, 4 Januari 2025 - 12:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
Bayi berada di Inkubator Rumah Sakit (RS) New Administrative Capital (NAC). Foto: REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

GAZA (Langkatoday) — Israel tak berhenti melancarkan serangan intensif dalam dua hari terakhir, di suasana tahun baru 2025. Meski pembicaraan gencatan senjata masih berlangsung, hampir 140 orang telah tewas dalam serangan udara di Gaza.

Dilansir Aljazirah, Sabtu (4/1), setidaknya 61 orang dilaporkan tewas sepanjang hari Jumat dan 77 orang dikonfirmasi tewas pada hari Kamis.

Pejabat senior Hamas, Basem Naim, mengatakan mereka serius dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata, penarikan pasukan Israel dari Gaza, dan mengembalikan masyarakat ke rumah mereka, saat pembicaraan dilanjutkan di Qatar.

Baca Juga:  Revisi Garis Kemiskinan Bank Dunia: 68% Warga Indonesia Kini Masuk Kategori Miskin

Namun Israel terus melancarkan serangan udara tanpa memberi kesempatan pemulihan sektor publik. Amnesty International menyatakan bahwa penahanan Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, Dr. Hussam Abu Safia, oleh Israel merupakan simbol dari “niat genosida”. Ini disebut upaya Israel yang lebih luas untuk “menghancurkan” sektor kesehatan Gaza.

Mads Gilbert, seorang dokter kedaruratan dengan pengalaman lebih dari tiga dekade dalam memberikan layanan kesehatan di Gaza, menggambarkan situasi yang mengerikan bagi sekitar 50.000 warga sipil Palestina di utara. Ia mengatakan, penduduk Gaza benar-benar kehilangan akses ke perawatan kesehatan di rumah sakit.

Gilbert menyoroti penghancuran Rumah Sakit Kamal Adwan dan rumah sakit lainnya oleh pasukan Israel, menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Konvensi Jenewa Keempat pada peringatan 75 tahunnya.

Baca Juga:  IDF Kerahkan 100 Jet F-35, Parlemen Iran: Serangan Israel Lemah, Besar Omong Doang

Serangan terhadap fasilitas kesehatan tidak berhenti sejak penahanan Dr. Hussam. Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, mengatakan PBB mencatat 136 serangan Israel telah dilakukan terhadap 27 fasilitas kesehatan di Gaza, menyebabkan “kematian dan kerusakan yang signifikan.”

Hingga saat ini, genosida Israel di Gaza telah menewaskan setidaknya 45.658 warga Palestina dan melukai 108.583 sejak 7 Oktober 2023. Setidaknya 1.139 orang tewas di Israel selama serangan yang dipimpin Hamas pada hari itu dan lebih dari 200 orang ditawan. (rel)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan
Langkat Ingin Naik Kelas, Tiorita Pelajari Tata Kelola Digital Pemkot Bandung

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 22:11 WIB

Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat

Terbaru