Ditemukan Tambang Raksasa di Perbatasan Argentina-Chile, Kandungannya Capai Emas, Perak, dan Tembaga

- Pewarta

Selasa, 20 Mei 2025 - 12:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

ARGENTINA (Langkatoday) Para penambang di kawasan perbatasan Argentina dan Chili menemukan potensi sumber daya mineral dalam jumlah luar biasa. Survei terbaru mengungkap bahwa wilayah ini menyimpan cadangan emas, perak, dan tembaga dalam skala yang bisa menjadikannya salah satu tambang terbesar di dunia.

Sumber daya tersebut berada di kawasan Vicuña Mineral Resource, yang mencakup Provinsi San Juan di Argentina dan wilayah Atacama di Chili. Data survei memperkirakan, kawasan ini menyimpan sekitar 13 juta ton tembaga, 907.000 kilogram emas, dan 18,6 juta kilogram perak.

Proyek ini dikelola oleh dua raksasa tambang global, Lundin Mining dan BHP, dengan fokus pada dua endapan utama: Filo del Sol dan Josemaria. Kedua lokasi ini telah masuk dalam daftar 10 wilayah penghasil tembaga terbesar di dunia, menegaskan pentingnya kawasan tersebut dalam rantai pasok logam global.

Baca Juga:  Pemkab Langkat Akhirnya Buka Suara Soal Kasasi PPPK Langkat yang Ditolak MA

Filo del Sol dan distrik Vicuña siap berkembang menjadi deposit kelas dunia yang akan mendukung kompleks pertambangan bertaraf global,” kata Jack Lundin, Presiden dan CEO Lundin Mining, dalam keterangannya. Ia juga menekankan bahwa potensi ekspansi wilayah ini masih sangat besar, mengingat kualitas inti endapan yang ditemukan tergolong tinggi.

Selain tembaga, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu sumber emas dan perak terbesar di dunia. Penemuan baru ini memperkuat posisi Amerika Selatan sebagai lumbung sumber daya mineral global yang lebih besar dari yang selama ini diperkirakan.

Baca Juga:  Serangan Udara Israel ke Beirut Tewaskan Komandan Senior Hizbullah, Gencatan Senjata Kembali Dilanggar

Secara geologis, logam mulia seperti emas, perak, dan tembaga terbentuk dari proses kuno di dalam kerak Bumi. Jutaan tahun lalu, pergerakan lempeng tektonik mendorong cairan panas kaya mineral ke permukaan melalui rekahan dan patahan, lalu mendingin dan membentuk urat logam yang kemudian terakumulasi selama ribuan tahun.

Namun, eksploitasi kekayaan alam ini tidak datang tanpa risiko. Kegiatan pertambangan dalam skala besar membutuhkan infrastruktur kompleks, penggunaan mesin berat, serta berdampak signifikan terhadap lingkungan.

Seiring dengan meningkatnya permintaan global untuk logam-logam strategis, pertambangan seperti di Vicuña menjadi pusat perhatian, tidak hanya karena potensi ekonominya, tetapi juga karena tantangan lingkungan dan sosial yang menyertainya. (rel)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya
Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:14 WIB

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Senin, 21 September 2026 - 14:16 WIB

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Terbaru

Berita

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:14 WIB