Berita

Warganet Soroti Rekrutmen Mitra Tambahan BPS Langkat, Transparansi Seleksi Dipertanyakan

Tim Langkatoday
1385
×

Warganet Soroti Rekrutmen Mitra Tambahan BPS Langkat, Transparansi Seleksi Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Stabat, Langkatoday.com – Proses rekrutmen Mitra Tambahan 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Langkat menuai sorotan warganet di media sosial Instagram resmi BPS Kabupaten Langkat.

Kritik bermunculan setelah pengumuman hasil seleksi akhir dipublikasikan melalui akun Instagram bpskabupatenlangkat beberapa hari lalu. Sejumlah peserta mempertanyakan mekanisme penilaian hingga transparansi hasil seleksi yang dinilai tidak dijelaskan secara terbuka.

Dalam unggahan tersebut, BPS Kabupaten Langkat mengumumkan bahwa peserta yang berstatus “Lolos Seleksi Akhir” diwajibkan melakukan submit pakta integritas paling lambat 24 Mei 2026 pukul 23.50 WIB.

Namun, kolom komentar unggahan itu dipenuhi berbagai keluhan peserta yang mengaku kebingungan karena nilai ujian kompetensi tidak ditampilkan dalam pengumuman akhir.

Salah satu akun bernama muhfashi_ menuliskan, “Asli sih bingung sama model rekrutmen ini Mitra BPS, ada uji kompetensi, tapi nilai akhir tidak muncul, tiba-tiba udah pengumuman tidak lulus.” ujarnya yang dikutip Senin (25/5).

Komentar serupa juga disampaikan akun __bgnuhhh yang mempertanyakan dasar penentuan peserta lulus dan tidak lulus.

“Kalau dinyatakan nggak lolos itu faktornya apa ya min, sebab kan nilai ujiannya tidak ditampilkan,” tulisnya.

Bahkan, beberapa komentar lain menyinggung dugaan adanya faktor kedekatan dalam proses seleksi. Salah satu akun mengaku mendengar adanya pertemuan tertentu sebelum seleksi dilaksanakan.

Selain mempertanyakan transparansi, warganet juga mengeluhkan kendala teknis saat login ke akun mitra BPS untuk melihat hasil seleksi.

Akun blues.dy99 menulis, “Min susah banget buat login min,” sementara akun lain meminta penjelasan lebih rinci terkait tahapan seleksi akhir yang dilakukan panitia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari BPS Kabupaten Langkat terkait berbagai kritik dan pertanyaan yang disampaikan peserta di kolom komentar media sosial tersebut.