BPS Mulai Sensus Ekonomi di Langkat, Wabup Ajak UMKM Jangan Takut Didata

Stabat, Langkatoday.com – Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, menunjukkan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan mengikuti pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Langkat di Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat, Jumat (19/6).

Pendataan tersebut merupakan bagian dari program nasional BPS untuk menghimpun data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati menerima langsung petugas sensus yang dipimpin Kepala BPS Kabupaten Langkat, M. Ervin Sugiar. Turut mendampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Kabupaten Langkat, Indri Nugraheni, SE, MM, Akt.

Baca Juga:  1.400 Pekerja Rentan di Langkat Dapat Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan dari Pemprov Sumut

Tiorita memberikan data yang diperlukan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Langkat. Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar, untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas BPS.

Menurutnya, data hasil sensus akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, termasuk pengembangan sektor UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

“Partisipasi aktif seluruh masyarakat dan pelaku usaha sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang berkualitas. Dengan data yang akurat, pembangunan daerah dapat dirancang lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Tiorita.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada keterbukaan para pelaku usaha dalam menyampaikan data yang valid sehingga hasil pendataan benar-benar mencerminkan kondisi perekonomian di lapangan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Langkat, M. Ervin Sugiar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Langkat berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan dilakukan melalui pengisian kuesioner dan kunjungan langsung petugas ke pelaku usaha.

Baca Juga:  Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan! Tiorita Tantang KNPI Langkat Buktikan Kerja Nyata

Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS menargetkan tersedianya peta ekonomi Indonesia yang lebih komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Pemerintah Kabupaten Langkat berharap seluruh pelaku usaha dapat mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang jujur dan akurat demi terwujudnya perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI