Iklan Bapenda Sumut
Regional

Dijuluki “Las Vegas” Brahrang, Dugaan Arena Judi Besar di Binjai Barat Tuai Sorotan Warga

YR Siregar
573
×

Dijuluki “Las Vegas” Brahrang, Dugaan Arena Judi Besar di Binjai Barat Tuai Sorotan Warga

Sebarkan artikel ini

Binjai, Langkatoday.com – Dugaan praktik perjudian di kawasan Brahrang, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, menjadi sorotan publik setelah informasi mengenai aktivitas tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan sejumlah pemberitaan, Jumat (10/7).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, sebuah lokasi di Jalan Rukam, Brahrang, diduga dijadikan arena perjudian dengan berbagai jenis permainan.

Lokasi tersebut bahkan disebut-sebut oleh masyarakat dengan julukan “Las Vegas” karena diduga beroperasi dalam skala besar dan ramai dikunjungi.

Sejumlah warga mengaku aktivitas di lokasi tersebut telah berlangsung cukup lama.

Mereka juga menyebut arena itu diduga dikelola oleh seseorang berinisial Aju.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut belum dapat dikonfirmasi kepada pihak yang bersangkutan.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus menindak apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Seorang warga setempat, Juna (57), mengatakan aparat diharapkan tidak menunggu isu tersebut semakin meluas sebelum mengambil langkah.

“Kalau benar ada lokasi judi besar dan ramai, aparat harus segera bertindak. Jangan tunggu viral dulu baru bergerak,” ujarnya.

Menurut warga, apabila benar terdapat praktik perjudian yang berlangsung secara terbuka, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu berbagai persoalan sosial, mulai dari meningkatnya keresahan masyarakat hingga potensi munculnya tindak kriminal lainnya.

Oleh karena itu, masyarakat meminta Polda Sumatera Utara dan Polres Binjai segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memberikan kepastian kepada publik atas informasi yang berkembang.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Binjai yang telah dihubungi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut.