Bapenda Langkat Klarifikasi Isu Pajak Hulu Migas, Tegaskan Tidak Ada Penggelapan dan PAD Justru Surplus

- Pewarta

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday)Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Langkat, Dra. Muliani. S, memberikan klarifikasi tegas terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan penggelapan pajak dalam kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas). Ia memastikan bahwa pembayaran pajak sektor tersebut masih menunggu regulasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Kamis (15/5), Muliani menjelaskan bahwa pembayaran Pajak Air Tanah dan Pajak Penerangan Jalan oleh PT. Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu tidak dilakukan langsung ke daerah, melainkan melalui Pemerintah Pusat, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 9/PMK.02/2016.

“Pembayaran pajak sektor hulu migas dilakukan oleh pemerintah pusat, bukan oleh perusahaan secara langsung. Kami masih menunggu peraturan gubernur sebagai dasar pelaksanaan tagihan pajak tersebut,” ujar Muliani melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Tak Hanya Iran, Israel Juga Serang Gaza dan Lebanon dalam 24 Jam Terakhir

Ia menambahkan, keterlambatan penagihan disebabkan oleh celah regulasi. Sebelumnya, Peraturan Menteri ESDM Nomor 20 Tahun 2017 belum mengatur secara rinci tata cara pembayaran pajak sektor hulu migas. Meski kini telah terbit Peraturan Menteri ESDM Nomor 5 Tahun 2024 sebagai pembaruan, implementasinya masih bergantung pada turunan aturan berupa Peraturan Gubernur Sumatera Utara.

“Pasal 12 dari Permen ESDM Nomor 5 Tahun 2024 jelas menyebut perlunya peraturan gubernur sebagai dasar lanjutan. Maka dari itu, kami masih menunggu kebijakan tersebut diterbitkan,” tegasnya.

Muliani juga menepis tudingan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini rendah. Ia membeberkan bahwa pada tahun anggaran 2024, Pemkab Langkat berhasil meraih realisasi PAD sebesar Rp3,3 miliar dari target Rp3 miliar, atau surplus 10,14 persen. Target PAD untuk tahun 2025 pun ditingkatkan menjadi Rp3,2 miliar.

Baca Juga:  UMA Tegaskan Syah Afandin Lulus S1 Tahun 1994, Ini Alasannya Tak Tercatat di PDDikti

“Realisasi akan kita lihat bersama di akhir tahun. Namun kami optimis, dengan perbaikan regulasi yang tengah berjalan, capaian ini akan terus meningkat,” ungkapnya.

Bapenda Langkat menegaskan bahwa pengelolaan pajak daerah tetap dijalankan secara profesional dan transparan, serta berdasarkan aturan yang berlaku. Muliani juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak memiliki dasar hukum atau data yang sah.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya
Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:14 WIB

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Senin, 21 September 2026 - 14:16 WIB

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Terbaru

Berita

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:14 WIB