Dino Patti Djalal Bongkar Politik Luar Negeri Jokowi yang Buruk, ke Ukraina Untuk Pencitraan

- Pewarta

Rabu, 24 September 2025 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Usai pensiun dari jabatannya sebagai Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mulai banyak disorot oleh para tokoh. Kali ini, mantan Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal, mengungkap sisi lain kepemimpinan Jokowi dalam urusan politik luar negeri.

Dalam perbincangan di kanal YouTube Total Politik, Rabu (24/9/2025), Dino menyebut Jokowi sebagai salah satu presiden yang paling enggan hadir dalam forum-forum pemimpin dunia. Menurutnya, Jokowi lebih sering mendelegasikan tugas itu kepada menteri atau Wakil Presiden, khususnya Jusuf Kalla.

“Saya ingat waktu beliau jadi Presiden, diminta ke G20 dan KTT APEC setelah dilantik, susah banget. Bahkan ASEAN pun, beliau sempat bilang itu hanya kumpul-kumpul ngomong-ngomong saja,” ungkap Dino.

Baca Juga:  DPR Dorong Dialog soal Kesepakatan Transfer Data Indonesia-AS

Dino menyebut Jokowi bahkan tak pernah sekalipun hadir langsung di Sidang Umum PBB sepanjang dua periode kepemimpinannya. Sebaliknya, ia selalu mengutus Menteri Luar Negeri atau Jusuf Kalla.

Ada pula kisah ketika JK bercerita soal padatnya agenda di New York.

“Pak JK waktu itu bilang bisa 5–10 meeting dalam sehari. Pak Jokowi lalu bilang ‘ya karena itulah saya nggak mau ke sana’. Jadi interest-nya memang nggak ada,” tutur Dino.

Baca Juga:  Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa

Mantan juru bicara SBY itu juga menilai kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia pada 2022 hanyalah pencitraan untuk konsumsi dalam negeri. Padahal, banyak pihak berharap Indonesia bisa berperan aktif menjembatani perdamaian kedua negara.

Sebagai pembanding, Dino menyebut SBY mampu menjaga keseimbangan antara urusan domestik dan diplomasi internasional. Ia pun berharap Presiden Prabowo Subianto bisa meneladani hal tersebut.

“Pak Prabowo harus bisa sukses di dalam negeri, tapi juga berdampak di luar negeri. Itu tantangan yang susah sekali,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Pergantian Direksi BUMD Langkat Mencuat, Ini Kata Orang Dalam
Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya
4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas
Sebut Islam “Radikal”, Dewan Pendidikan Texas Sahkan Kurikulum Studi Sosial Baru yang Menuai Kecaman

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Senin, 21 September 2026 - 14:16 WIB

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Kamis, 17 September 2026 - 14:36 WIB

Pergantian Direksi BUMD Langkat Mencuat, Ini Kata Orang Dalam

Selasa, 15 September 2026 - 20:25 WIB

Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI

Terbaru

Berita

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:14 WIB