BANDUNG, Langkatoday.com – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) terus memperkuat konsolidasi alumni untuk mendukung Universitas Padjadjaran (Unpad) meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Ketua Umum IKA Unpad yang juga Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyebut alumni memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong kemajuan almamater.
Salah satu target yang dicanangkan yakni membawa Unpad masuk lima besar perguruan tinggi nasional sekaligus menembus 300 besar universitas terbaik dunia.
“Bagi IKA Unpad, kita memiliki tanggung jawab besar untuk membantu universitas. Posisi Unpad saat ini berada di peringkat keenam di Indonesia. Mari kita berjuang bersama agar dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan, Unpad bisa naik kelas menjadi lima besar nasional dan tembus 300 besar dunia,” ujar Ferry.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya peluncuran Program Beasiswa GENZI dan pembinaan Quranic School of Leader di Kota Bandung, Rabu (23/9).
Program Beasiswa GENZI dikembangkan IKA Unpad bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bale Aweuhan Masjid Raya Unpad dengan dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Program tersebut diarahkan untuk membantu mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.
Peluncuran program dihadiri sejumlah pihak, antara lain Wakil Rektor Unpad, Rektor Unpad periode 2015-2019, Ketua Baznas RI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat serta Direktur Utama LPDB Koperasi.
Selain bidang pendidikan, Ferry juga mendorong pengembangan ekonomi syariah melalui pembentukan koperasi berbasis masjid.
Ia mengusulkan Masjid Raya Unpad menjadi salah satu pelopor koperasi masjid dan menyatakan IKA Unpad siap memberikan pendampingan.
“Kami di IKA Unpad siap mendampingi inisiatif tersebut,” katanya.
Dukungan alumni juga diarahkan pada pengembangan infrastruktur kampus. IKA Unpad menyatakan kesiapan mengawal sejumlah rencana pembangunan, termasuk Rumah Sakit Khusus Kanker hasil kerja sama Unpad dengan PT Pertamedika IHC di kawasan Dipati Ukur serta pembangunan auditorium berskala besar.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Widya Setiabudi Sumadinata, menyambut positif keterlibatan alumni tersebut.
Menurutnya, program beasiswa yang dilakukan secara terarah dapat memberikan dampak terhadap masa depan mahasiswa sekaligus mendukung kemajuan Unpad.
Konsolidasi alumni sebelumnya juga terlihat dalam acara Homecoming Festival bertajuk “Kembali Ke Jatinangor, Kembali ke Jati Diri” pada Sabtu (19/9).
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 15 ribu orang dan dimeriahkan sejumlah musisi, di antaranya Dewa 19, Maliq & D’Essentials dan Bernadya.
Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi Unpad, Prita Amalia, berharap kegiatan silaturahmi alumni dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Harapannya, setiap tahun alumni bisa kembali ke rumahnya untuk mempererat silaturahmi, sekaligus memperbarui informasi tentang almamaternya,” ujar Prita.
Melalui konsolidasi tersebut, IKA Unpad berharap hubungan antara alumni dan sivitas akademika semakin kuat dan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong Unpad meningkatkan reputasi serta daya saing di tingkat nasional dan internasional.
Editor : Fadli













Komentar