Bengkulu, Langkatoday.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum anggota Polda Bengkulu diduga melakukan gestur provokatif terhadap massa aksi viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi saat demonstrasi memperingati Hari Tani di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (24/9).
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan pakaian hitam berada di tengah barisan aparat kepolisian. Pria tersebut tampak menghadap massa dan menjulurkan lidah ke arah peserta aksi.
Gestur tersebut kemudian menjadi sorotan publik, terutama terkait cara aparat melakukan pengamanan demonstrasi.
View this post on Instagram
Menanggapi video tersebut, Polda Bengkulu menyatakan akan melakukan evaluasi dan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian.
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan pihaknya menyayangkan kericuhan yang terjadi dalam pengamanan aksi.
“Kami menyayangkan adanya kericuhan saat pengamanan unras. Pada awalnya kegiatan berlangsung aman dan damai. Terhadap apa yang kemudian terjadi, kami akan mengevaluasi dan melakukan pendalaman secara utuh,” ujarnya.
Menurut Imam, pendalaman diperlukan untuk mengetahui situasi secara menyeluruh, termasuk kejadian sebelum, saat, maupun setelah kericuhan.
Polisi juga akan mencermati rekaman video dan informasi yang beredar sebelum mengambil kesimpulan mengenai peristiwa tersebut.
“Kami tidak ingin berspekulasi. Video dan informasi yang beredar akan kami dalami secara objektif,” katanya.
Polda Bengkulu mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
Polisi juga mengingatkan bahwa penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokratis dan perlu dilakukan secara aman, tertib serta damai.
Editor : Fadli













Komentar