PDAM Tirtanadi Buka Dapur Produksi Air Bersih, Jemaah Al Haura Diajak Lihat Langsung Proses Pengolahan

- Pewarta

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara membuka pintu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal bagi masyarakat. Kali ini, puluhan anggota Majelis Taklim dan Dzikir (MTZ) Al Haura Sumut diajak melihat secara langsung proses pengolahan air bersih hingga didistribusikan ke rumah pelanggan, Rabu (22/7).

Kunjungan edukatif tersebut berlangsung di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal, Jalan Sunggal, Kota Medan, dan disambut Kepala Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perumda Tirtanadi, Nurlin, bersama jajaran manajemen IPA Sunggal.

Dalam kesempatan itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pengolahan air baku dari sungai hingga layak digunakan masyarakat. Mereka juga diberi pemahaman mengenai penyebab gangguan pelayanan seperti air keruh, debit kecil, hingga distribusi air yang sempat terhenti pada kondisi tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nurlin, IPA Sunggal merupakan salah satu instalasi strategis milik Perumda Tirtanadi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Melalui kunjungan ini kami ingin masyarakat mengetahui bagaimana proses air diproduksi hingga sampai ke rumah pelanggan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pengolahannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral! Mahasiswa di Medan Terkapar Kejang-Kejang, Mantan Wakapolri Oegroseno Angkat Suara

Nurlin menjelaskan, proses pengolahan air dilakukan melalui beberapa tahapan penting. Tahap pertama adalah koagulasi dan flokulasi, yakni penambahan bahan kimia seperti Polyaluminium Chloride (PAC) untuk menggumpalkan partikel kotoran yang terkandung di dalam air sungai.

Setelah itu, air memasuki proses sedimentasi menggunakan sistem clarifier dan lamella agar partikel yang telah menggumpal dapat mengendap dengan lebih cepat dan efisien.

Tahapan berikutnya adalah filtrasi atau penyaringan menggunakan media seperti pasir, koral, batu zeolit, dan karbon aktif untuk menghilangkan sisa kotoran, logam, maupun bakteri yang masih terbawa dalam air.

Tahap terakhir adalah disinfeksi, yakni pemberian klorin sesuai standar yang ditetapkan pemerintah guna membunuh bakteri patogen sebelum air didistribusikan kepada pelanggan.

Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak melihat langsung seluruh rangkaian proses pengolahan air di lapangan.

Nurlin berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus menjadi sarana menyampaikan informasi mengenai pelayanan Perumda Tirtanadi.

Baca Juga:  Wakil Bupati Pakpak Bharat Terima Audensi Majalis Taklim Zikit Al-Haura Sumut 

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelayanan masih terdapat kekurangan, baik terkait kualitas air maupun gangguan distribusi. Harapannya, informasi yang diperoleh hari ini dapat diteruskan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua MTZ Al Haura Sumut, Ernawati Sitepu, didampingi Sekretaris Yulinda Rahimah, mengapresiasi kesempatan yang diberikan Perumda Tirtanadi.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjawab rasa penasaran masyarakat mengenai proses produksi air bersih dan berbagai penyebab gangguan distribusi yang selama ini kerap menjadi pertanyaan pelanggan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perumda Tirtanadi yang telah menerima kunjungan kami. Sekarang kami lebih memahami bagaimana air diproses hingga sampai ke rumah pelanggan serta mengetahui penyebab air keruh maupun gangguan distribusi. Mudah-mudahan silaturahmi seperti ini terus terjalin,” ujar Ernawati.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Perumda Tirtanadi berharap masyarakat semakin memahami proses produksi air bersih sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dan pelanggan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Terbaru