Stabat, Langkatoday.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi Z-Chicken di Kabupaten Langkat.
Program berbasis dana zakat tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, SC, di Kantor BAZNAS Kabupaten Langkat, Rabu (22/7).
Selain meluncurkan program Z-Chicken, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan Dai Mualaf yang akan bertugas di Kecamatan Sei Bingai sebagai bagian dari program pembinaan mualaf di Kabupaten Langkat.
Program Z-Chicken merupakan salah satu program unggulan BAZNAS RI untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha kuliner ayam goreng.
Di Langkat, sebanyak 30 pelaku UMKM menerima bantuan berupa gerobak usaha, peralatan memasak, hingga pelatihan pengelolaan usaha, mulai dari teknik pengolahan ayam, menjaga kualitas produk, hingga strategi pemasaran.
Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Kabupaten Langkat juga meluncurkan program pembinaan mualaf yang diklaim sebagai program pertama di Sumatera Utara.
Melalui program tersebut, para mualaf akan mendapatkan pendampingan secara rutin, mulai dari pembelajaran salat, membaca Al-Qur’an, pendalaman ajaran Islam, hingga pembinaan sosial dan keagamaan yang melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat, Thantawi Jauhari, mengatakan seluruh program akan dievaluasi secara berkala agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dana yang digunakan berasal dari zakat, infak, dan sedekah. Karena itu, kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Evaluasi akan kami lakukan setiap bulan,” ujarnya.
Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti mengapresiasi kepercayaan BAZNAS RI yang memilih Kabupaten Langkat sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, Z-Chicken bukan sekadar memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga membekali masyarakat dengan pelatihan dan pendampingan sehingga mampu membangun usaha yang berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Langkat atas program yang sangat bermanfaat ini. Harapannya, program ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus membantu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Langkat,” kata Tiorita.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengungkapkan kunjungannya ke Langkat merupakan agenda kerja keduanya sejak dilantik sebagai Ketua BAZNAS RI.
Ia menyebut dipilihnya Kabupaten Langkat menunjukkan komitmen BAZNAS RI dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Langkat menjadi daerah kedua yang saya kunjungi setelah dilantik. Kami hadir membawa program-program yang bertujuan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sodik, di tengah tantangan ekonomi saat ini, BAZNAS berupaya menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
“Pemerintah harus mampu membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraannya. BAZNAS akan terus menghadirkan program yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga menyerahkan bantuan berupa satu unit genset untuk Masjid Istiqamah Kecamatan Sawit Seberang serta satu unit kursi roda kepada penyandang disabilitas.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis 10 gerobak Z-Chicken kepada penerima manfaat sebagai bagian dari total 30 pelaku UMKM yang akan menerima bantuan program di Kabupaten Langkat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Sumatera Utara Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, Wakil Ketua DPRD Langkat H. Ajai Ismail, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat H. Ainul Aswad, Ketua MUI Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, jajaran kepala OPD, para camat, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Langkat.
.jpg)






