Jusuf Kalla Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik pada Bulan April ini, Sebut Sudah 3 Tahun Meresahkan Masyarakat

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026 - 06:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla, meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah aslinya kepada publik agar polemik ijazah tersebut segera selesai.

Hal tersebut diungkapkan Jusuf Kalla saat mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar atas tudingan mendanai isu ijazah palsu Jokowi, Rabu (8/4).

“Pak Jokowi yakin bahwa punya ijazah asli. Sebenarnya untuk kita stop ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli,” kata Jusuf Kalla, dikutip dari tayangan kanal YouTube Kompas TV.

Jusuf Kalla menilai bahwa kasus ijazah Jokowi sudah hampir tiga tahun membuat masyarakat tanah air resah.

Selain itu, Jusuf Kalla juga menyebut polemik ijazah Jokowi ini telah menghabiskan waktu hingga uang puluhan miliar untuk membayar pengacara.

“Sebenarnya kasus ini kan sudah dua tahun, tiga tahun meresahkan masyarakat, merugikan waktu Pak Jokowi, merugikan semua,” ujarnya.

“Puluhan miliar uang habis untuk (membayar) pengacara. Seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan tanpa keterlibatan,” imbuhnya.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa polemik ijazah Jokowi sudah membuat perpecahan di masyarakat.

Baca Juga:  BPJS PBI-JK Tiba-tiba Nonaktif? Tenang, Bukan Dicabut, Ini Rahasia Cara Mengaktifkannya Kembali!

“Pro kontra kan perpecahan. Paki-makian di TV itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu,” tuturnya.

“Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita. Masalahnya ini dua tahun, tiga tahun. Ini tinggal kasih lihat (ijazah) selesai,” sambungnya.

Jusuf Kalla yakin, sebagai mantan presiden, Jokowi tidak menginginkan masyarakat terpecah belah karena persoalan ijazahnya.

Ia berharap Jokowi menunjukkan ijazah aslinya bulan April 2026 ini agar perpecahan tersebut segera usai.

“Daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, kita harapkan selesai bulan ini dengan (Jokowi) menunjukkan ‘ini ijazah saya.’ Selesai itu saya yakin,” kata Jusuf Kalla.

Sebelumnya, kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talaohu, sudah melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan fitnah mendanai isu ijazah palsu Jokowi di Bareskrim Polri, Senin (6/4).

Abdul menjelaskan pihaknya tidak hanya melaporkan Rismon, tetapi juga pemilik YouTube dan YouTuber yang menjadi narasumber turut dilaporkan.

Mereka ialah pemilik program Ruang Konsensus Bhudius M Piliang yang menghadirkan Mardiansyah Semar, Ketua Rampai Nusantara.

Lalu, kanal YouTube Musik Ciamis yang diduga turut menyebarkan statement atau pernyataan serupa.

Baca Juga:  Yaqut Tersangka Korupsi Haji, UAS Kenang saat Ceramahnya Ditolak Banser - GP Ansor

Kemudian, kanal YouTube Mosato TV dengan pemiliknya Laurensius Irjan Buu yang menulis judul JK Diseret Pidana Provokasi.

“Dalam pernyataan di YouTube itu, Mardiansyah menyampaikan bahwa Pak JK ini apa namanya, sudah tidak lagi punya apa, masih punya insting berkuasa yang tidak rasional. Ya, ada kalimat yang menuduh Pak JK pecundang gitulah ya kalau kita tarik, sehingga gerakan beliau itu mengarah kepada inkonstitusional,” kata Abdul.

Sementara itu, kuasa hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menuding Jusuf Kalla sebagai penyokong dana dalam isu ijazah palsu Jokowi..

Jahmada menjelaskan bahwa Rismon Sianipar tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla.

Ia mengatakan pernyataan yang beredar adalah hasil buatan Artificial Intelligence (AI).

“Itu olahan AI semua ya, Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK,” kata Jahmada mengutip dari laman Tribunnews, Ahad (6/5).

Meski begitu, Jahmada tidak merinci terkait pernyataan sebenarnya yang dilontarkan oleh Rismon.

Termasuk respons kliennya yang rencananya akan dilaporkan oleh JK ke Bareskrim Polri atas tudingan tersebut.

“Saya no comment ya,” ucm

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya
4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas
Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan 8 Bandara Terdampak Abu Anak Krakatau Kembali Diperpanjang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Selasa, 15 September 2026 - 20:25 WIB

Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI

Senin, 14 September 2026 - 16:04 WIB

BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya

Kamis, 10 September 2026 - 14:45 WIB

4.000 Pegawai Terindikasi Judi Online, Menteri PU Dody Hanggodo Perintahkan Usut Tuntas dan Sanksi Tegas

Terbaru