Medan, Langkatoday.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus dugaan penyalahgunaan dana yang mencatut nama institusi di wilayah Aek Nabara, Sumatera Utara (Sumut).
Penangkapan tersangka oleh Polda Sumut ditegaskan sebagai tindak lanjut atas laporan proaktif yang dilayangkan BNI.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat penegak hukum dalam menangani laporan yang diajukan perseroan pada 26 Februari 2026 lalu.
“BNI tidak mentolerir segala bentuk penyalahgunaan kewenangan yang merugikan nasabah maupun masyarakat. Kasus ini kami laporkan secara proaktif, dan kami mengapresiasi langkah cepat hingga penangkapan pihak yang diduga terlibat,” kata Okki dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/).
Berdasarkan hasil penelusuran internal, BNI menegaskan bahwa skandal ini tidak berkaitan dengan produk atau sistem resmi perbankan.
Praktik tersebut merupakan tindakan oknum individu yang menyalahgunakan nama besar BNI melalui pendekatan personal di luar mekanisme operasional bank.
Beberapa fakta kunci yang diungkapkan BNI antara lain tidak ditemukan pencatatan transaksi atau produk terkait dalam sistem core banking BNI, tidak ada kebijakan operasional perusahaan yang mendukung aktivitas ilegal tersebut, dan BNI menyatakan diri sebagai pihak yang turut dirugikan dari sisi reputasi serta kepercayaan publik akibat ulah oknum tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan upaya menjaga kepercayaan nasabah, BNI telah menempuh langkah penyelesaian secara bertahap. Proses ini dilakukan melalui verifikasi ketat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Perkembangan penangkapan ini menjadi momentum penting untuk memastikan proses hukum berjalan objektif. Kami terus mengedepankan pendekatan konstruktif dalam proses penyelesaian bagi pihak yang terdampak,” ucap Okki.
Guna mencegah kejadian serupa, BNI mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penawaran investasi atau produk keuangan yang mengatasnamakan institusi, namun dilakukan melalui kanal tidak resmi.
Tips aman bertransaksi dari BNI, yaitu selalu bertransaksi melalui kantor cabang, aplikasi mobile banking, atau mesin ATM resmi. Pastikan produk yang ditawarkan tercatat secara resmi dan dapat dimonitor langsung oleh nasabah melalui sistem bank. Waspadai oknum yang menjanjikan keuntungan di luar prosedur standar perbankan.
BNI berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) guna menjamin keamanan transaksi dan integritas sistem perbankan secara menyeluruh.

.png)





