www.domainesia.com
Berita

Langkat Bangkit Pascabencana: 1.235 Rumah Terdampak Banjir Mulai Direhabilitasi Melalui Bantuan Tahap II

Tim Langkatoday
798
×

Langkat Bangkit Pascabencana: 1.235 Rumah Terdampak Banjir Mulai Direhabilitasi Melalui Bantuan Tahap II

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Stabat, Langkatoday.com – Pemerintah Kabupaten Langkat terus bergerak cepat dalam melakukan pemulihan pascabencana. Bertempat di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (3/3), Bupati Langkat Syah Afandin, SH secara resmi menyalurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Ringan dan Sedang Tahap II.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen nyata Presiden RI Prabowo Subianto dalam mempercepat rehabilitasi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar yang melanda wilayah Sumatera Utara akhir tahun lalu.

Terhubung Secara Daring dengan 16 Kabupaten/Kota

Kegiatan di Langkat merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan nasional yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dari Kabupaten Bireuen, Aceh. Acara ini diikuti secara serentak oleh 16 kepala daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui sambungan daring.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Langkat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini adalah wujud nyata bahwa negara hadir memastikan rakyatnya tetap mendapatkan perlindungan pascabencana,” ujar Bupati Syah Afandin dalam sambutannya.

Rincian Bantuan dan Verifikasi Data

Berdasarkan hasil review dan verifikasi faktual di lapangan, total rumah yang terdampak banjir akibat Siklon Senyar di Kabupaten Langkat mencapai 1.235 unit. Adapun klasifikasi kerusakannya adalah:

  • Rusak Berat: 299 unit.
  • Rusak Sedang: 397 unit.
  • Rusak Ringan: 539 unit.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, menjelaskan bahwa besaran bantuan dana stimulan ditetapkan sebesar Rp15 juta untuk rusak ringan dan Rp30 juta untuk rusak sedang. Dana tersebut disalurkan langsung melalui rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.

Bantuan Stimulan dan Paket Sembako

Jarwansyah menegaskan bahwa dana ini bersifat stimulan untuk mendorong warga memperbaiki rumah agar kembali layak huni. Selain dana perbaikan, BNPB juga menyalurkan paket sembako lengkap (beras, minyak, gula, mie instan, dan sarden) guna meringankan beban kebutuhan dasar keluarga terdampak.

Sebelumnya, Pemkab Langkat telah menyelesaikan penyaluran Tahap I dan Dana Tunggu Hunian (DTH) pada Desember 2025 lalu. Penuntasan Tahap II ini diharapkan menjadi titik balik bagi warga Langkat untuk bangkit kembali.

Acara ditutup dengan tausyiah penguatan spiritual oleh Ketua MUI Kabupaten Langkat, dihadiri oleh unsur Forkopimda, Sekda, kepala OPD, serta para camat dari wilayah terdampak. Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, Langkat optimistis menuju pemulihan yang berkelanjutan.

Promo Website Ramadhan