Realisasi Anggaran Capai 97,98 Persen, Kementerian PANRB Sukses Tuntaskan 7 Capaian Strategis 2025

- Pewarta

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Menteri PANRB Rini Widiantini bersama Wamen PANRB Purwadi Arianto dan Kepala ANRI Mego Pinandito saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI terkait Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN T.A 2025 di Jakarta, Rabu (15/7/2026). (Foto : Humas Kementerian PANRB)

Menteri PANRB Rini Widiantini bersama Wamen PANRB Purwadi Arianto dan Kepala ANRI Mego Pinandito saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI terkait Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN T.A 2025 di Jakarta, Rabu (15/7/2026). (Foto : Humas Kementerian PANRB)

Jakarta, Langkatoday.com – Sepanjang tahun 2025, tata kelola pemerintahan Indonesia menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya berbagai indikator kinerja birokrasi, baik di tingkat nasional maupun global.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam mengawal agenda reformasi birokrasi di tanah air.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, memaparkan capaian strategis tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI terkait Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN T.A 2025 di Jakarta, Rabu (15/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, indikator seperti Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Zona Integritas (WBK/WBBM), hingga Indeks Pelayanan Publik mengalami perbaikan yang signifikan.

Baca Juga:  Soal LHKPN Wakil Ketua DPRD Langkat Cuma Rp20 Juta, Jubir KPK: Kami Akan Lakukan Pengecekan

“Peningkatan ini didukung oleh perluasan implementasi Mal Pelayanan Publik (MPP) dan MPP Digital, yang membuat layanan pemerintah lebih terintegrasi dan mudah diakses,” ujar Rini dalam keterangan pers yang diterima pada Kamis (16/7).

Di kancah internasional, efektivitas pemerintah Indonesia diakui dunia. Indikator Government Effectiveness dari Bank Dunia, Electronic Government Development Index PBB, serta Digital Government Index Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) mengalami perbaikan. Bahkan, OECD menempatkan Indonesia di peringkat kedua se-Asia Tenggara.

Dalam Kabinet Merah Putih, Kementerian PANRB sendiri menjalankan tiga peran strategis, yaitu:

  • Regulator dan pembina tata kelola pemerintahan.
  • Strategic Diamond Presiden untuk mengawal agenda prioritas nasional.
  • Pendorong proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD.

Dengan anggaran efektif Rp314 miliar dan realisasi mencapai 97,98 persen, Kementerian PANRB juga sukses menuntaskan tujuh capaian strategis pada 2025, antara lain:

  • Penguatan tata kelola Program Prioritas Presiden melalui Reformasi Birokrasi (RB) Tematik.
  • Perluasan pelayanan publik, ditandai dengan terbentuknya 305 MPP di seluruh Indonesia.
  • Peningkatan kapabilitas kelembagaan dan fleksibilitas sistem kerja.
  • Penguatan manajemen kinerja dan integritas instansi pemerintah.
  • Transformasi digital melalui pembangunan ekosistem Digital Public Infrastructure (DPI).
  • Implementasi sistem merit dan penataan pegawai non-ASN dalam satu platform terintegrasi.
  • Aksesi OECD lewat penyelesaian initial memorandum bidang Public Governance.
Baca Juga:  Tak Gentar di Barisan Paling Depan, Mahasiswi Ini Buka Masker Minta Ditandai Polisi

Menteri Rini menegaskan, reformasi birokrasi adalah fondasi pemerintahan yang efektif. Di tengah keterbatasan anggaran, Kementerian PANRB berkomitmen mengelola APBN secara akuntabel demi kemaslahatan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB