Pemkab Langkat Turun Tangan Tangani Kisruh KPRI Serai Serumpun

- Pewarta

Senin, 18 Mei 2026 - 20:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Kepala Dinas Koperasi Kab. Langkat Drs. Binawan (kanan) bersama para pengurus KPRI Serai Serumpun Tanjung Pura melakukan diskusi terkait permasalahan yang sedang dialami, Senin (18/5) | Foto: Istimewa

Kepala Dinas Koperasi Kab. Langkat Drs. Binawan (kanan) bersama para pengurus KPRI Serai Serumpun Tanjung Pura melakukan diskusi terkait permasalahan yang sedang dialami, Senin (18/5) | Foto: Istimewa

Stabat, Langkatoday.com – Pemerintah Kabupaten Langkat mulai mengambil langkah serius menyikapi persoalan tunggakan pinjaman di KPRI Serai Serumpun yang mencapai Rp1,775 miliar dan menyebabkan sejumlah anggota tidak dapat mencairkan simpanan mereka.

Bupati Langkat, H. Syah Afandin, S.H meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara bijaksana dengan mengedepankan kepentingan bersama serta tetap mengutamakan jalur musyawarah.

“Saya berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara baik dan kekeluargaan, namun tetap berdasarkan aturan yang berlaku. Hak anggota harus menjadi perhatian utama, begitu juga kewajiban anggota yang memiliki tunggakan harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Syah Afandin kepada awak media, Senin (18/5).

Ia juga meminta seluruh pihak, baik pengurus maupun anggota koperasi, agar kooperatif dalam proses penyelesaian sehingga kepercayaan terhadap koperasi tetap terjaga.

“Koperasi adalah wadah ekonomi bersama yang dibangun atas dasar kepercayaan. Karena itu semua pihak harus memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini demi kepentingan seluruh anggota,” tambahnya.

Baca Juga:  Jalan Berlubang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sambirejo Gelar Aksi Malam Hari

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat, Drs. Binawan, menjelaskan pihaknya telah melakukan diskusi bersama pengurus KPRI Serai Serumpun pada Senin (18/5) guna mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut.

“Kami sudah duduk bersama dengan pengurus koperasi untuk membahas langkah penyelesaian. Dinas Koperasi pada prinsipnya hadir sebagai pembina dan mediator agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa merugikan anggota lainnya,” ujar Binawan.

Menurutnya, salah satu langkah yang akan ditempuh ialah membuat perjanjian pembayaran utang bagi para anggota yang menunggak. Dalam perjanjian tersebut nantinya akan diatur skema pembayaran secara bertahap berikut konsekuensi hukum apabila para penunggak tidak menjalankan kesepakatan.

“Kami mendorong adanya komitmen tertulis dari para penunggak. Jika nantinya perjanjian itu dilanggar, tentu ada konsekuensi hukum yang dapat ditempuh sesuai aturan yang berlaku. Ini dilakukan agar ada kepastian penyelesaian dan keadilan bagi anggota lain yang dananya masih tertahan,” tegasnya.

Binawan menambahkan, Dinas Koperasi Kabupaten Langkat akan terus membuka ruang pembinaan dan konsultasi bagi koperasi-koperasi di daerah.

Baca Juga:  Tiorita Tutup Grasstrack Championship 2026, Langkat Siap Gelar Event Otomotif Lebih Besar Lagi

“Dinas Koperasi sebagai pembina koperasi di Kabupaten Langkat selalu terbuka untuk dimintai arahan dan kebijakan demi kebaikan bersama. Harapan kami, koperasi tetap menjadi wadah ekonomi yang sehat dan mampu menjaga kepercayaan anggotanya,” tambahnya.

Ketua KPRI Serai Serumpun, Khairul Amri, menyambut baik perhatian dan langkah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Dinas Koperasi.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Bapak Bupati dan dukungan Bapak Kadis Koperasi. Langkah perjanjian pembayaran dan pendampingan yang diberikan tentu sangat membantu kami untuk menyelesaikan persoalan tunggakan yang selama ini membebani koperasi,” ujar Khairul Amri.

Ia berharap seluruh anggota yang masih memiliki tunggakan dapat menunjukkan itikad baik dan mematuhi kesepakatan yang nantinya dibuat bersama.

“Kami berharap semua pihak bisa kooperatif demi menyelamatkan koperasi ini. Jika tunggakan dapat diselesaikan, maka hak-hak anggota lain yang selama ini tertahan juga bisa segera dipenuhi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Tiorita Minta Bank Sumut Perluas Layanan, Soroti ATM hingga KKPD
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Sampah Jadi Duit, Pemkab Langkat Dorong Budidaya Maggot Lewat Program LIGAT
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Senin, 21 September 2026 - 21:51 WIB

Tiorita Minta Bank Sumut Perluas Layanan, Soroti ATM hingga KKPD

Minggu, 20 September 2026 - 16:45 WIB

Sampah Jadi Duit, Pemkab Langkat Dorong Budidaya Maggot Lewat Program LIGAT

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Terbaru