Bikin PT Murah

Dua Topeng Mahfud MD: Jilat Jokowi, Mesra ke Mega

Menkopolhukam Mahfud MD mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/2/2023). Rapat tersebut beragendakan mendengarkan penjelasan DPR terhadap RUU Perubahan tentang Mahkamah Konstitusi (MK) yang merupakan inisiatif DPR. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Oleh: Faizal Assegaf
Kritikus

LANGKATODAY.comMahfud MD sudah terkenal belepotan. Sok jadi pendekar hukum, faktanya hanya makelar isu anti korupsi. Lucunya, ambisi jadi Cawapres dari Pilpres ke Pilpres, membuatnya makin error.

Disebut error, karena Mahfud setelah digembala PDIP jadi Cawapres, berceloteh problem utama Indonesia karena lemahnya penegakan hukum. Tanpa sadar melempar kotoran di wajahnya sendiri.

Artinya, Mahfud selaku Menko Polhukam terbukti tidak amanah dan gagal total. Tatanan hukum makin hancur dan amburadul. Korupsi tumbuh subur dan sangat banyak terjadi pelanggaran HAM.

Artinya sebagai menteri yang bertanggungjawab atas politik dan hukum, ikut merusak kehidupan bernegara. Klaim paling bersih dan pakar hukum, hanya omong kosong alias gombalin rakyat banyak.

Dalam tragedi berdarah Rempang, watak hipokritnya terlihat sempurna. Mahfud dengan sangat licik meracik diksi bahwa bukan penggusuran tapi pengosongan lahan. Jelas melukai hati rakyat.

Tak hanya itu, Mahfud juga terkenal getol menyerang kelompok Islam dengan stigma intoleran, radikal dan berbagai sinisme busuknya. Seolah dia yang paling pancasilais dan toleran.

Banyak catatan hitam mengarisbawahi bobroknya perilaku Mahfud. Bertopeng anti korupsi, namun skandal 349 T disinyalir demi memuluskan kemesraan dengan Megawati agar dapat tiket Cawapres.

Di ujung jabatannya, Mahfud bermain akrobat, membuat Tim Reformasi Hukum. Tak jelas apa yang dikerjakan. Terkesan hanya demi menjilat Jokowi agar terlihat sibuk sebagai menteri.

Pak Mahfud, berhentilah membual…!

Bacaan Lainnya: