Langkat Masuk Zona Waspada, BMKG Deteksi 48 Titik Panas

- Pewarta

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ilustrasi foto by Tim Langkatoday.com

BERITA LANGKAT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mendeteksi 48 titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan. Kabupaten Langkat menjadi salah satu daerah yang masuk dalam zona kewaspadaan seiring cuaca terik dan minimnya potensi hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Putri Afriza, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh cuaca cerah hingga cerah berawan dengan intensitas penyinaran matahari yang tinggi, terutama pada pagi hingga siang hari.

“Dalam beberapa hari terakhir, sebagian wilayah Sumatera Utara mengalami cuaca cerah dengan radiasi matahari maksimal karena minimnya tutupan awan,” ujar Putri Afriza, Selasa (27/1).

Baca Juga:  Main-main dengan Uang Nasabah, Oknum BRI Terancam Sanksi Pidana

BMKG mencatat, pertumbuhan awan konvektif yang terbatas di wilayah Sumatera Utara bagian timur menyebabkan panas terakumulasi di permukaan daratan. Kondisi tersebut diperparah oleh massa udara kering di lapisan bawah atmosfer yang menghambat pembentukan awan hujan.

Selain itu, pola angin regional yang relatif lemah membuat distribusi panas tidak berjalan optimal, terutama di kawasan daratan dan wilayah perkotaan.

“Akumulasi panas ini meningkatkan risiko munculnya titik panas. Jika hotspot terdeteksi, artinya kondisi lahan, vegetasi, atau dedaunan berada dalam keadaan sangat kering dan rentan terbakar,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya di wilayah rawan seperti Langkat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran lahan terbuka.

Baca Juga:  Polisi Tabrak Nenek di Medan, Polda Sumut Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Berdasarkan data BBMKG Wilayah I Medan, hingga Senin (26/1) tercatat 48 titik panas tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara. Titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 14 titik, disusul Mandailing Natal 7 titik, Humbang Hasundutan 6 titik, dan Kabupaten Karo 4 titik.

Sementara itu, titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Dairi (2), Labuhanbatu (3), Labuhanbatu Selatan (1), Nias Utara (2), Padang Lawas Utara (3), Tapanuli Selatan (2), serta Tapanuli Utara (2 titik).

BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, meningkatkan pengawasan di area perkebunan dan hutan, serta segera melapor kepada aparat atau pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda kebakaran.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat
Toko ERIS Fashion Stabat Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Penutupan 8 Bandara Terdampak Abu Anak Krakatau Kembali Diperpanjang
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terlihat Indah di Bawah Mikroskop, Namun Berbahaya bagi Tubuh

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Selasa, 29 September 2026 - 14:01 WIB

Toko ERIS Fashion Stabat Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Kamis, 17 September 2026 - 05:55 WIB

Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan

Terbaru

Hukum

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:51 WIB