Cegah Stunting, Dosen Kebidanan IKH Perkuat Edukasi Gizi Berbasis Keluarga

- Pewarta

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Perbaungan, Langkatoday.com – Dosen Program Studi Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan (IKH) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Lidah Tanah, Kamis (22/1).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menambah pengetahuan warga terkait pencegahan stunting, khususnya melalui pemenuhan gizi pada balita.

Pengabdian masyarakat tersebut dipimpin oleh Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes selaku ketua, dengan anggota Bd. Jitasari Tarigan Sibero, SST., S.Pd., M.Kes dan Bd. Dewi Sartika, SST., MKM, serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan, yakni Rahel Angelista Silalahi dan Rebi Vidona Br Sitepu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Edukasi Gizi Berbasis Keluarga sebagai Strategi Preventif Stunting pada Balita di Desa Lidah Tanah Kecamatan Perbaungan”. Penyuluhan kesehatan tersebut diikuti oleh 20 ibu yang memiliki balita dan berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB.

Baca Juga:  Beberapa Manfaat Infus Water Lemo Untuk Kesehatan Anda

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Lidah Tanah, Usman, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dosen IKH Medan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat desa.

Dalam penyuluhan, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep stunting, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta pentingnya peran keluarga dalam pemenuhan gizi seimbang bagi balita sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para ibu tampak serius menyimak materi dan aktif mengajukan pertanyaan. Salah satu peserta, Widya, mengaku memperoleh pemahaman baru terkait stunting dan kebutuhan gizi balita.

“Sebelumnya saya sering mendengar istilah stunting, tapi belum benar-benar paham apa itu stunting dan bagaimana cara mencegahnya. Setelah ikut kegiatan ini, pengetahuan saya jadi bertambah,” ujarnya.

Secara umum, para peserta merasa senang dan terbantu karena materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dan bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengasuhan dan pemenuhan gizi balita.

Baca Juga:  Tabligh Akbar HUT Sumut, Das'ad Latif dan Bobby Nasution Serukan Sumut Bebas Bencana & Narkoba

Pelaksanaan edukasi kesehatan ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan kesadaran ibu akan pentingnya gizi berbasis keluarga sebagai strategi preventif stunting. Para peserta juga menyatakan komitmen untuk menerapkan pola pemberian gizi yang baik dan seimbang demi mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.

Kepala Desa Lidah Tanah, Usman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen IKH Medan atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Tim PkM Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif para peserta.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin ke depannya, sehingga manfaat edukasi gizi dan pencegahan stunting dapat terus dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA
Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:56 WIB

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

Terbaru