Karo, Langkatoday.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti menghadiri perayaan Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron di Desa Penampen, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sabtu (11/7).
Kehadirannya menjadi simbol penguatan hubungan antardaerah sekaligus dukungan terhadap pelestarian budaya Karo.
Dalam kunjungan tersebut, Tiorita didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat, di antaranya Kepala Badan Keuangan Daerah Eka Syahputra Depari, Kepala Dinas PPKB dan PPA Indri Nugraheni, Kepala Dinas PMD Robby Deritawan Sitepu, Kepala Satpol PP Dameka Putra Singarimbun, Kepala Dinas Kesehatan dr. Juliana, Direktur RSUD Tanjung Pura dr. Dhermawati Bangun, serta Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Beni Sukmaria Ginting.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Penampen, Paten Bangun, bersama tokoh adat dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Paten Bangun menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plt. Bupati Langkat yang dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya masyarakat Karo.
“Kehadiran Ibu Plt. Bupati Langkat merupakan kehormatan bagi masyarakat Desa Penampen dan semakin mempererat kebersamaan dalam menjaga tradisi budaya Karo,” ujarnya.
Sementara itu, Tiorita Br. Surbakti mengucapkan selamat kepada masyarakat Desa Penampen yang kembali melaksanakan tradisi Kerja Tahun Gendang Guro-Guro Aron.
Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar pesta adat, tetapi merupakan warisan budaya yang sarat nilai kebersamaan, rasa syukur, serta penghormatan kepada para leluhur.
“Tradisi ini adalah identitas masyarakat Karo yang harus terus dijaga. Pemerintah Kabupaten Langkat akan selalu mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah sekaligus memperkuat jati diri bangsa,” kata Tiorita.
Pada kesempatan itu, Tiorita juga menitipkan salam hormat dan doa kepada tokoh masyarakat Karo, Musa Bangun, yang merupakan putra asli Desa Penampen. Ia berharap Musa Bangun senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat.
Melalui kehadiran dalam kegiatan adat tersebut, Pemerintah Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat silaturahmi lintas daerah, menjaga keberagaman budaya, serta menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan dan mempererat persatuan masyarakat.






