Prabowo Sindir “Pakar Asal Bicara” di Podcast, Tegaskan Pemerintahan Bekerja dengan Bukti

Jakarta, Langkatoday.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir maraknya pakar yang berbicara tanpa dasar di berbagai platform media sosial dan podcast. Ia menilai, tidak sedikit pihak yang asal berkomentar dan mengklaim memahami jalan pikirannya, padahal tidak sesuai dengan kenyataan.

Sindiran tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1) malam.

“Sekarang ini zaman teknologi, ada media sosial. Media sosial ini baik, tapi kadang-kadang juga ada bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara,” ujar Prabowo di hadapan ribuan hadirin.

Ia mencontohkan, sejumlah pihak kerap mengklaim mengetahui apa yang sedang dipikirkannya, termasuk menebak-nebak kondisi internal pemerintahannya.

Baca Juga:  Prabowo Siapkan Ambulans Udara

“Kadang-kadang ada pakar-pakar yang selalu merasa mengerti pikiran Prabowo Subianto. Kalau saya mau tahu kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo, saya cari podcast saja. Ngarang itu dia,” kata Prabowo, disambut tawa hadirin.

Prabowo juga menepis berbagai narasi yang menyebut adanya konflik internal di pemerintahan. Menurutnya, isu-isu tersebut sengaja dibuat gaduh tanpa dasar fakta.

“‘Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu’. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada, saudara-saudara,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintahannya tidak terganggu oleh kelompok-kelompok yang bersikap nyinyir. Ia menekankan bahwa kinerja pemerintah akan dibuktikan melalui hasil nyata, bukan sekadar janji.

Baca Juga:  Prabowo Klaim Kopdes Merah Putih Bakal Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

“Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir. Nggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung komitmennya sejak masa kampanye terkait swasembada pangan. Ia menyebut, target tersebut langsung menjadi fokus utama pemerintahannya setelah dilantik sebagai Presiden.

“Saya tidak berubah. Waktu kampanye terakhir, swasembada pangan yang pertama. Begitu saya jadi Presiden, itu fokus saya. Saya beri target kepada tim saya: kita harus swasembada beras empat tahun,” ujar Prabowo.

Namun, target tersebut justru tercapai lebih cepat dari yang direncanakan. Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada beras pada 2025 tanpa melakukan impor.

Baca Juga:  Dino Patti Djalal Bongkar Politik Luar Negeri Jokowi yang Buruk, ke Ukraina Untuk Pencitraan

“Lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali,” kata Prabowo dengan nada bangga.

Ia menambahkan, keberhasilan Indonesia menekan impor beras turut berdampak pada stabilitas harga pangan global.

“Target empat tahun kita capai dalam waktu satu tahun. Dan kita tidak hanya membantu bangsa Indonesia, tapi juga membantu dunia. Karena kita tidak impor beras, harga beras dunia turun ratusan dolar. Banyak negara berterima kasih kepada kita,” pungkas Prabowo.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI