4 Tahun Langkatoday
Berita

Keluhan Kian Bertambah, Warganet Ungkap Dugaan Makanan Tak Layak di Kafe Gemerciq, Manajemen Bungkam

Tim Langkatoday
2315
×

Keluhan Kian Bertambah, Warganet Ungkap Dugaan Makanan Tak Layak di Kafe Gemerciq, Manajemen Bungkam

Sebarkan artikel ini
Komentar warganet di akun media sosial Facebook Langkatoday.com
channel whastapp langkatoday

Stabat, Langkatoday.com – Gelombang keluhan terhadap Kafe Gemerciq di Stabat, Kabupaten Langkat, terus bertambah. Setelah sebelumnya disorot karena lamanya penyajian makanan, kini muncul pengakuan baru dari warganet yang mengaku menemukan ulat dalam hidangan yang disajikan, Senin (27/4).

Komentar tersebut disampaikan oleh seorang pengguna media sosial yang mengaku pernah mengalami langsung kejadian tersebut saat berkunjung ke kafe tersebut. Dalam keterangannya, ia menyebut hampir mengonsumsi makanan yang diduga tidak layak.

“Di seladanya ada ulat, hampir termakan. Kami sudah lapor ke kasir, tapi tidak ada tindakan apa-apa,” tulisnya dalam kolom komentar yang kini menjadi perhatian publik.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, pihak kafe tidak memberikan penanganan serius di lokasi. Bahkan, saat melakukan komunikasi lanjutan, ia hanya ditawari potongan harga sebesar 30 persen untuk kunjungan berikutnya.

“Dengan kondisi seperti itu, apakah kami akan balik lagi?” tulisnya lagi, menegaskan kekecewaan yang dirasakan.

Menariknya, pelanggan tersebut mengaku tetap membayar penuh makanan yang dipesan, meski mengalami kejadian yang dinilai tidak pantas dalam standar pelayanan kuliner.

Keluhan ini menambah daftar panjang kritik terhadap Kafe Gemerciq yang sebelumnya juga disorot akibat lamanya waktu tunggu hingga lebih dari satu jam tanpa kejelasan. Sejumlah pelanggan menilai, persoalan yang terjadi bukan hanya soal keterlambatan, tetapi juga menyangkut kualitas makanan serta sikap pelayanan yang dinilai abai terhadap keluhan konsumen.

Dalam dunia usaha kuliner, aspek kebersihan dan keamanan makanan merupakan standar mutlak yang tidak bisa ditawar. Dugaan adanya kontaminasi dalam makanan tentu menjadi perhatian serius, terlebih jika tidak direspons dengan langkah cepat dan transparan oleh pihak pengelola.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kafe Gemerciq belum memberikan klarifikasi maupun permohonan maaf kepada awak media meski telah diupayakan konfirmasi. Sikap bungkam ini justru memunculkan tanda tanya di tengah meningkatnya keluhan dari pelanggan.

Publik kini menanti itikad baik dari pihak manajemen untuk memberikan penjelasan sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh. Sebab dalam bisnis jasa, kepercayaan pelanggan bukan hanya dibangun dari rasa, tetapi juga dari tanggung jawab dan penghargaan terhadap keselamatan konsumen.