Atok Labu Soroti Respon Plt Bupati Langkat Terhadap Demo Warga Besitang Pasca-Banjir
Stabat, Langkatoday.com – Pasca aksi demonstrasi ribuan warga Kecamatan Besitang yang menuntut kepastian bantuan pasca-banjir pada Senin (27/7) lalu, tanggapan jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari konten kreator ternama asal Kabupaten Langkat, Atok Labu.
Melalui unggahan videonya yang dilihat awak media Langkatoday.com, Rabu (29/7), sosok pria yang khas dengan busana adat Melayu (tanjak) dan kacamata tersebut menyampaikan kritik menohok atas pernyataan Plt. Bupati Langkat, Hj. Tiorita Br. Surbakti, di hadapan massa pendemo.
Atok Labu menilai sikap pimpinan daerah dalam merespon jeritan warga terdampak bencana seharusnya lebih tenang, bijaksana, dan penuh empati. Menurutnya, masyarakat Besitang yang turun ke jalan hanya menuntut keadilan serta transparansi terkait lambatnya penanganan dan penyaluran bantuan pasca-banjir di wilayah mereka.
“Masyarakat tidak membutuhkan panggung kepedulian yang terlambat ketika kondisi sudah mendesak,” tegas Atok Labu dalam narasi responnya, sembari menekankan pentingnya kejujuran data kondisi riil korban di lapangan agar bantuan dari pusat maupun daerah tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah bertindak sebagai pengayom sejati yang berani mendengarkan penderitaan rakyat, bukan justru terkesan menutup-nutupi fakta bencana demi sebuah narasi atau pencapaian penghargaan semata.
Siapa Sosok Atok Labu?
Bagi masyarakat Sumatera Utara, sosok Atok Labu sudah tidak asing lagi. Pria bernama asli ini merupakan seorang YouTuber sekaligus konten kreator kawakan asal Kabupaten Langkat.
Hingga saat ini, kanal YouTube miliknya telah menembus 713 ribu subscriber dengan total penonton mencapai lebih dari 176 juta kali tayang. Melalui ciri khas pakaian adat dan gaya bicara yang jenaka, Atok Labu konsisten mengangkat tema-tema kearifan lokal, seni budaya Melayu/Sumut, serta potret dinamika kehidupan sehari-hari masyarakat Sumatera Utara.
Meski dikenal lewat konten komedi dan hiburan, Atok Labu juga kerap kritis menyuarakan aspirasi masyarakat kecil di daerahnya, menjadikannya salah satu tokoh publik digital yang cukup berpengaruh di Kabupaten Langkat.
.jpg)





